Sejumlah Emiten Konstruksi Berminat Proyek Pelabuhan Patimban Tahap II

Kamis, 14 Juli 2022 | 06:30 WIB   Reporter: Akmalal Hamdhi
Sejumlah Emiten Konstruksi Berminat Proyek Pelabuhan Patimban Tahap II


KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Sejumlah emiten konstruksi menyatakan minatnya untuk turut terlibat dalam pembangunan Pelabuhan Patimban tahap II. Hal itu menyusul pembiayaan yang diberikan oleh Jepang untuk proyek tersebut.

Seperti diketahui, Pemerintah Indonesia baru saja dapat kucuran dana dari Jepang untuk membiayai pembangunan Pelabuhan Patimban tahap II senilai US$ 674,95 juta atau setara Rp 10,1 triliun. Perjanjian tersebut telah ditandatangani pada 20 Mei 2022.

Pembangunan Pelabuhan Patimban yang termasuk Proyek Strategis Nasional (PSN) tersebut kini mulai dilanjutkan kembali. Pembangunan Pelabuhan Patimban terbagi atas tiga tahap dan diperkirakan tahap akhir pembangunan selesai pada 2027.

Baca Juga: Indonesia Akan Terima US$ 674,95 Juta untuk Pembangunan Pelabuhan Patimban Fase Kedua

Di tahap kedua, output meliputi pembangunan container terminal seluas kurang lebih 63,5 hektare (Ha) dengan kapasitas sampai 3,3 juta TEUs, dan car terminal seluas kurang lebih 13,7 Ha dengan kapasitas 600 ribu kendaraan.

Menanggapi hal ini, sejumlah perusahaan konstruksi menyatakan siap terlibat untuk menggarap proyek strategis nasional tersebut. Meski penawaran secara langsung belum dilakukan, proyek tersebut mulai dilirik oleh perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) ataupun perusahaan swasta.

"Sejauh ini, kami belum dapatkan update informasi terkait pengerjaan tahap II. Jika potensi dan perhitungannya sesuai, kami akan tangkap peluang tersebut," kata Farid Budiyanto, Sekretaris Perusahaan PT Adhi Karya Tbk (ADHI)

Farid mengatakan, ADHI siap terlibat kembali dalam pembangunan Pelabuhan Patimban. Di mana, sebelumnya ADHI mendapatkan kontrak pengerjaan tahap I untuk paket 2 di Pelabuhan Patimban bersama KSO Toyo-ADHI-Wakachiku.

Adapun lingkup pekerjaan yang dilakukan, antara lain pekerjaan Breakwater, Seawall dan Channel Dredging Works. Nilai keseluruhan kontraknya saat itu, Rp 1,85 triliun. Kini pekerjaan tersebut telah dilakukan serah terima dan sedang masa pemeliharaan. 

Baca Juga: PTPP Berminat Jadi Kontraktor Proyek Pelabuhan Patimban Fase II

Dihubungi terpisah, emiten konstruksi swasta, PT Acset Indonusa Tbk (ACST) juga menyatakan terbuka untuk menyasar kontrak baru di Pelabuhan Patimban

Sekretaris Perusahaan PT Acset Indonusa Tbk (ACST) Maria Cesilia mengatakan, perusahaan sangat antusias terhadap potensi pembangunan proyek infrastruktur di Indonesia, yang mana sejalan dengan strategi Acset untuk berpartisipasi lebih banyak dalam bidang infrastruktur. 

"Kami sangat terbuka, baik terhadap kesempatan baru maupun aktif berpartisipasi dalam kesempatan yang sudah ada sekarang, salah satunya adalah Pelabuhan Patimban," terang Maria.

Maria menambahkan, harapan Acset adalah dapat mendukung pembangunan infrastruktur Indonesia yang lebih baik. Hanya saja, terkait dengan proyek yang sedang dalam proses tender, kebijakan mereka adalah tidak dapat menyampaikan detil proses tender yang sedang dijalani.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Handoyo .

Terbaru