kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.602.000   -2.000   -0,08%
  • USD/IDR 17.681   54,00   0,31%
  • IDX 6.535   -6,68   -0,10%
  • KOMPAS100 866   8,07   0,94%
  • LQ45 659   9,32   1,43%
  • ISSI 225   -2,18   -0,96%
  • IDX30 366   5,04   1,40%
  • IDXHIDIV20 458   8,21   1,83%
  • IDX80 99   1,17   1,20%
  • IDXV30 126   0,85   0,68%
  • IDXQ30 118   2,25   1,94%

Satu-satunya bank BUKU I di Indonesia tengah didekati bank asing


Jumat, 07 Mei 2021 / 09:10 WIB

Reporter: Dina Mirayanti Hutauruk | Editor: Tendi Mahadi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Bank besar dari luar negeri disebut tengah membidik mengakuisisi Bank Prima Master. Bank yang berbasis di Jawa Timur ini ternyata masih merupakan Bank Umum Kegiatan Usaha (BUKU) I. Per Desember 2020, modal intinya masih Rp 215,4 miliar. 

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) telah menetapkan aturan modal inti minimum bank umum sebesar Rp 3 triliun yang harus dicapai pada akhir 2022. Pada akhir 2020, bank diwajibkan sudah harus punya modal inti minimum Rp 1 triliun dan akhir 2021 wajib Rp 2 triliun. 

Direktur Eksekutif Penelitian dan Pengaturan Perbankan OJK Anung Herlianto mengatakan, Bank Master Prima tinggal satu-satunya yang tersisa sebagai bank BUKU I. Per Februari 2021, total bank umum yang ada di Tanah Air mencapai 107 bank berdasarkan data OJK. 

Baca Juga: OJK: Restrukturisasi pembiayaan multifinance capai Rp 173,04 triliun hingga April

Namun, Bank Prima Master dipastikan akan segera segera naik kelas dengan hadirnya investor baru tersebut. "Bank Prima Master sudah masuk pipeline untuk diakuisisi oleh bank besar dari luar. Nanti, kita tunggu saja,” ungkap Anung saat Media Gathering, Sabtu (1/5).

Ketika dikonfirmasi apakah bank asing dimaksud Sea Group,  Deputi Komisioner Pengawas Perbankan I OJK Teguh Supangkat tidak bersedia menjawab. "Kalau individu ada di pengawasan perbankan OJK, tetapi biasanya itu tidak keluar dari pengawas," katanya pada KONTAN, Kamis (6/5). 

Saat ini, masih banyak bank yang tercatat memiliki modal inti di bawah Rp 2 triliun. Pada Maret lalu, saham-saham bank kecil yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) bergerak liar terdorong spekulasi masuknya investor baru. 

Sea Group memang sedang mencari untuk mengakuisisi bank lagi di Indonesia setelah berhasil mencaplok Bank Kesejahteraan Ekonomi (BKE) yang kini sudah berganti nama jadi Sea Bank. OJK mengakui hal itu. 

Baca Juga: Dirikan bank baru akan semakin sulit, modalnya harus Rp 10 triliun

Sebelumnya santer kabar bahwa PT Bank Bumi Arta Tbk (BNBA) dan PT Bank Capital Indonesia Tbk (BACA) merupakan bank yang diminati Sea. Alhasil, saham keduanya sempat terbang meski saat ini sudah terjun lagi. Managemen kedua bank telah mengkonfirmasi tidak ada informasi bahwa keduanya didekati Sea Group.



TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

×