Samudera Indonesia (SMDR) Bidik Pendapatan US$ 1 Miliar di 2022

Kamis, 30 Juni 2022 | 05:30 WIB   Reporter: Venny Suryanto
Samudera Indonesia (SMDR) Bidik Pendapatan US$ 1 Miliar di 2022


KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Emiten pelayaran, PT Samudera Indonesia Tbk (SMDR) targetkan pendapatan bisa mencapai US$ 1 miliar di tahun 2022. Bahkan perseroan juga telah menyusun sejumlah ekspansi yang akan dilakukan kedepannya. 

Direktur Utama Samudera Indonesia Bani Mulia mengatakan prospek bisnis pelayaran tahun ini akan tetap cerah. Hal itu didorong dari pemulihan perekonomian Indonesia yang terus tumbuh. 

“Komoditas maupun ekspor impor memberikan pengaruh positif terhadap pertumbuhan SMDR, begitupun dengan konsumsi domestik market yang kuat di Indonesia,” ungkap Bani saat dihubungi Kontan.co.id, Rabu (29/6). 

Baca Juga: Revisi Target, Samudera Indonesia (SMDR) Optimistis Pendapatan Tembus US$ 1 Miliar

Bani menambahkan, sampai dengan saat ini perseroan telah menyerap penggunaan belanja modal atau capex sebesar US$ 50 juta dari total sebesar US$ 130 juta sampai US$ 150 juta. 

Penggunaan capex itu digunakan untuk penambahan kapasitas yang meliputi penambahan kapal tanker, kapal petikemas, kapal curah, dan alat kerja lain seperti peti kemas, alat bongkar muat pelabuhan , dan sebagainya. Tercatat, perseroan telah menambah total 4 kapal diantaranya 2 kapal tanker dan 2 kapal petikemas. 

“Penambahan kapal 1 sudah diterima sementara sisanya 3 kapal masih dalam proses,” kata dia. 

Dalam catatan KONTAN, SMDR berencana akan menambah hingga 10 kapal baru untuk peti kemas, tanker dan curah. Di samping itu, Bani bilang perusahaan juga kini tengah menjajaki bisnis baru yakni bisnis penerapan teknologi automation di bidang logistik. 

 

 

Dengan rencana dan strategi yang sudah disiapkan, SMDR pun optimis dapat mengantongi pendapatan hingga US$ 1 miliar dan laba bersih di harapkan tumbuh 2 kali lipat dibandingkan raihan di tahun sebelumnya. 

Asal tahu saja, pada tahun 2021 SMDR meraup kenaikan pendapatan 37,09% secara year on year (yoy) menjadi US$ 672,91 juta. SMDR juga mampu meraih laba bersih sebesar US$ 93,04 juta di tahun lalu. Padahal di 2021, SMDR masih mencetak rugi bersih senilai US$ 3,34 juta.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Handoyo .

Terbaru