kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ451.000,18   -10,69   -1.06%
  • EMAS1.131.000 0,27%
  • RD.SAHAM 0.05%
  • RD.CAMPURAN 0.03%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.00%

Saat ini, China memimpin militer terbesar di dunia dengan 2,18 juta tentara


Selasa, 16 Maret 2021 / 07:00 WIB
Saat ini, China memimpin militer terbesar di dunia dengan 2,18 juta tentara

Sumber: Express.co.uk | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

KONTAN.CO.ID - NEW YORK. Negara-negara Barat tidak bisa lagi menolak pesatnya perkembangan militer China. Dari rudal hipersonik hingga Angkatan Laut yang terus berkembang, Beijing bertekad untuk menunjukkan bahwa negara "bisa bertarung dan menang".

Pernyataan dari para ahli ini menyusul adanya peringatan yang tidak menyenangkan minggu lalu oleh komandan pasukan AS di Indo-Pasifik bahwa China mungkin melancarkan operasi militer terhadap Taiwan "dalam enam tahun mendatang". 

Melansir Express.co.uk, hal ini kemungkinan akan menyebabkan pembalasan militer dari Angkatan Laut AS dan sekutunya termasuk Inggris, yang mengirim kapal induk barunya, HMS Queen Elizabeth, untuk memimpin pasukan penyerang multinasional ke Timur Jauh pada bulan Mei. 

Saat ini, China memimpin militer terbesar di dunia, dengan 2,18 juta tentara, pelaut, dan penerbang yang bertugas aktif. 

Baca Juga: Ini deretan persenjataan militer canggih China dalam lima tahun ke depan

Menurut para ahli, perluasan Angkatan Laut Tentara Pembebasan Rakyat (PLAN) dan kemajuan teknologi rudal dan drone China sangat mengkhawatirkan.

China telah mempercepat pembuatan kapalnya sejak 2015 sebagai bagian dari program reformasi Xi Jinping untuk menciptakan angkatan laut kelas dunia. Pada bulan September, Departemen Pertahanan AS mengakui bahwa rencana tersebut akhirnya melampaui ukuran Angkatan Laut AS.

Baca Juga: Sistem rudal HQ-17AE China siap untuk ekspor, mampu hentikan rudal supersonik



TERBARU
Kontan Academy
Outlook 2024, Meneropong saham unggulan di Tahun Politik The Coughing Dragon | Global Market Series - China

×