kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.819.000   -17.000   -0,93%
  • USD/IDR 16.564   166,00   0,99%
  • IDX 6.511   38,26   0,59%
  • KOMPAS100 929   5,57   0,60%
  • LQ45 735   3,38   0,46%
  • ISSI 201   1,06   0,53%
  • IDX30 387   1,61   0,42%
  • IDXHIDIV20 468   2,62   0,56%
  • IDX80 105   0,58   0,56%
  • IDXV30 111   0,69   0,62%
  • IDXQ30 127   0,73   0,58%

Rusia: Pembicaraan soal pengadaan vaksin corona Sputnik V dengan Indonesia berlanjut


Rabu, 13 Januari 2021 / 10:15 WIB
Rusia: Pembicaraan soal pengadaan vaksin corona Sputnik V dengan Indonesia berlanjut

Sumber: TASS | Editor: S.S. Kurniawan

KONTAN.CO.ID - SINGAPURA. Rusia dan Indonesia melanjutkan pembicaraan tentang kemungkinan pengadaan vaksin virus corona baru Sputnik V buatan Rusia, juru bicara Kedutaan Besar Rusia untuk Singapura mengatakan.

"Pembicaraan Russian Direct Investment Fund (RDIF) dan mitranya (di Indonesia) terus berlanjut," katanya, Selasa (12/1), kepada kantor berita TASS.

Sejauh ini, Indonesia telah mengontrak pengadaan vaksin virus corona dari berbagai produsen. Perinciannya: 125 juta dosis dari Sinovac Biotech, 100 juta dosis dari Novavax, 100 juta dosis dari AstraZeneca, dan 100 juta dosis dari Pfizer-BioNTech. 

Selain itu, Indonesia berencana menerima 16 juta hingga 100 juta dosis dari Aliansi Global untuk Vaksin dan Imunisasi (GAVI).

Baca Juga: Pfizer minta kebal hukum tuntutan atas efek samping vaksin corona ke pemerintah RI

Sebelumnya, Kedutaan Besar Rusia untuk Indonesia menyatakan, tengah mendaftarkan vaksin Sputnik V ke Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

Duta Besar Rusia untuk Indonesia Lyudmilla Vorobieva mengatakan, langkah itu sebagai upaya kesiapan negaranya menjalin kerjasama penyediaan vaksin corona dengan Indonesia.

"Saya ingin menegaskan kembali, Rusia siap bekerjasama dengan Pemerintah Indonesia dalam aspek ini (pengadaan vaksin)," kata Vorobieva melalui pernyataan di akun Facebook Kedutaan Besar Rusia untuk Indonesia pada 15 Desember 2020.

Selanjutnya: Mulai besok, Rabu (13/1) 566.000 tenaga kesehatan jalani vaksinasi tahap pertama

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News



TERBARU
Terpopuler
Kontan Academy
Supply Chain Management on Procurement Economies of Scale (SCMPES) Brush and Beyond

×