kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.680.000   -30.000   -1,11%
  • USD/IDR 17.882   6,00   0,03%
  • IDX 6.374   105,97   1,69%
  • KOMPAS100 836   13,50   1,64%
  • LQ45 634   8,05   1,29%
  • ISSI 220   3,58   1,65%
  • IDX30 354   2,96   0,84%
  • IDXHIDIV20 429   0,94   0,22%
  • IDX80 95   1,52   1,62%
  • IDXV30 118   0,42   0,35%
  • IDXQ30 112   0,52   0,46%

Rusia Hancurkan 20 Drone Milik Ukraina di Wilayah Krimea


Minggu, 13 Agustus 2023 / 05:30 WIB

Sumber: Reuters | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID -  JAKARTA. Kementerian Pertahanan (Kemenhan) Rusia mengatakan pasukan Rusia menghancurkan 20 drone Ukraina yang diluncurkan ke Semenanjung Krimea pada Sabtu pagi (12/8).

Kemenhan Rusia mengatakan tidak ada korban jiwa dan tidak ada kerusakan akibat percobaan serangan itu. Dikatakan 14 drone dihancurkan oleh sistem pertahanan udara dan enam dihancurkan oleh peperangan elektronik.

Reuters tidak dapat memverifikasi laporan tersebut secara independen. Belum jelas apa yang menjadi sasaran serangan yang dilaporkan di semenanjung yang dicaplok Rusia itu.

Baca Juga: Rusia Diduga Mereplika Drone Iran untuk Digunakan dalam Perang di Ukraina

Sergei Kryuchkov, penasihat gubernur Krimea yang dilantik Rusia, mengatakan sebelumnya bahwa sistem pertahanan udara terlibat dalam menangkis serangan udara di berbagai bagian semenanjung.

Otoritas transportasi Krimea mengatakan di saluran Telegram mereka bahwa lalu lintas di Jembatan Krimea, yang menghubungkan semenanjung Laut Hitam dengan wilayah Krasnodar Rusia, ditangguhkan selama sekitar dua jam mulai pukul 1:30 pagi.

Serangan drone di wilayah yang dikuasai Rusia di Ukraina dan jauh di dalam Rusia telah meningkat sejak drone dihancurkan di atas Kremlin pada awal Mei.

Baca Juga: Rusia Lumpuhkan 13 Drone Ukraina yang Terbang Menuju Krimea & Moskow

Ukraina hampir tidak pernah secara terbuka mengklaim bertanggung jawab atas serangan itu tetapi mengatakan menghancurkan infrastruktur militer Rusia sangat penting untuk serangan balasan Kyiv.

Moskow mencaplok Krimea dari Ukraina pada 2014, delapan tahun sebelum Presiden Vladimir Putin memerintahkan invasi besar-besaran ke tetangga Rusia itu pada Februari tahun lalu.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News



TERBARU
Terpopuler
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

×