Rupiah diperkirakan bakal menguat pada awal pekan depan

Sabtu, 18 September 2021 | 07:10 WIB   Reporter: Achmad Jatnika
Rupiah diperkirakan bakal menguat pada awal pekan depan

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Di hari Jumat (17/9), rupiah spot menguat 0,21% ke level Rp 14.222 per dolar AS, dari 4.252 per dolar AS. Sedangkan rupiah Jisdor menguat 0,04% dari hari sebelumnya, dan ditutup di angka Rp 14.233 per dolar AS.

Direktur TRFX Garuda Berjangka Ibrahim Assuaibi menilai, indeks dolar melemah kemarin karena fokus pasar saat ini tertuju pada keputusan kebijakan Federal Reserve AS yang dapat memberikan petunjuk kapan pengurangan aset akan dimulai.

Selain itu, investor juga saat ini menurutnya menunggu indeks Ekspektasi Konsumen Michigan dan Sentimen Konsumen Michigan untuk bulan September, yang akan dirilis di hari Jumat (17/9) malam.

“Beberapa investor sekarang memperkirakan penurunan aset akan dimulai pada November, menurut jajak pendapat Reuters, karena wabah COVID-19 yang melibatkan varian Delta kemungkinan menghambat pemulihan ekonomi pada kuartal ketiga,” kata Ibrahim.

Baca Juga: Rupiah spot terkoreksi 0,14% ke Rp 14.223 per dolar AS dalam sepekan

Sementara dari dalam negeri, ia melihat, pemerintah mencatatkan indikator Recovery Rate (RR) secara nasional pada tanggal 14 September 2021 tercatat sebesar 94,45%, lebih baik dari RR global yang sebesar 89,68%.

Selain itu, indikator Bed Occupancy Ratio (BOR) secara nasional juga berada pada tingkat yang rendah yakni 13,32% dimana BOR Isolasi sebesar 12,51% dan BOR Intensif sebesar 20,83%.

Tidak adanya provinsi di Jawa-Bali yang berada di level 4 juga menjadi pendorong pergerakan rupiah di hari Jumat.

Untuk perdagangan minggu depan, tepatnya di hari Senin (20/9), mata uang rupiah diperkirakan Ibrahim dibuka berfluktuasi tetapi ditutup menguat di rentang Rp 14.210 – Rp 14.230 per dolar AS.

Selanjutnya: Rupiah Jisdor menguat tipis ke Rp 14.233 per dolar AS pada akhir pekan ini

 

Editor: Tendi Mahadi
Terbaru