kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ451.000,18   -10,69   -1.06%
  • EMAS1.131.000 0,27%
  • RD.SAHAM 0.05%
  • RD.CAMPURAN 0.03%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.00%

Rincian 4 Infrastruktur di Jawa Barat Senilai Rp 1,26 Triliun yang Baru Diresmikan


Senin, 06 Maret 2023 / 11:35 WIB
Rincian 4 Infrastruktur di Jawa Barat Senilai Rp 1,26 Triliun yang Baru Diresmikan
ILUSTRASI. Foto udara Kolam Retensi Andir usai diresmikan Presiden Joko Widodo di Baleendah, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Minggu (5/3/2023). ANTARA FOTO/Raisan Al Farisi

Reporter: Barratut Taqiyyah Rafie | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

KONTAN.CO.ID - BANDUNG. Presiden Joko Widodo (Jokowi) baru saja meresmikan empat infrastruktur yang berfungsi untuk mencegah banjir dan mengurai kemacetan di Jawa Barat, terutama Kota Bandung dan Kabupaten Bandung. 

Melansir laman Setkab.go.id, keempat infrastruktur tersebut adalah Kolam Retensi Andir, Kolam Retensi Cieunteung, dan Floodway Cisangkuy di Kabupaten Bandung serta Flyover Kopo di Kota Bandung.

“Dengan mengucap bismillahirrahmanirrahim, pada sore hari ini saya resmikan Kolam Retensi Andir, Kolam Retensi Cieunteung, dan Floodway Cisangkuy di Kabupaten Bandung, dan Flyover Kopo di Kota Bandung, Provinsi Jawa Barat,” kata Jokowi saat melakukan peresmian, di Kawasan Kolam Retensi Andir, Minggu (5/3/2023) sore.

“Totalnya yang telah dibangun oleh pemerintah pusat di Kota Bandung dan di Kabupaten Bandung sebesar Rp 1,26 triliun,” ucap Presiden.

Adapun rincian dan informasi resmi mengenai 4 infrastruktur di Jabar yang baru saja diresmikan Jokowi adalah sebagai berikut:

1. Kolam Retensi Andir

Tujuan pembangunan: Sebagai pengendali banjir
Anggaran: Rp 142 miliar
Luas: 3,4 hektare 
Daya tampung: 160 ribu meter kubik
Fasilitas: Kolam retensi ini dilengkapi 3 unit pompa dengan total kapasitas aliran air 1,5 meter kubik per detik

Baca Juga: Harga Beras Belum Turun di Pasar Baleendah, Jokowi Minta Bulog Adakan Operasi Pasar

2. Kolam Retensi Cieunteung

Tujuan pembangunan: Sebagai pengendali banjir
Anggaran: Rp 204 miliar
Luas: 4,7 hektare 
Daya tampung: 190 ribu meter kubik 
Fasilitas: Kolam retensi ini dilengkapi 4 unit pompa dengan total kapasitas aliran air 12 meter kubik per detik

3. Floodway Cisangkuy 

Tujuan pembangunan: Sebagai pengendali banjir
Anggaran: Rp 632 miliar
Panjang: 5,45 kilometer 
Kelebihan: Bisa mengalirkan debit banjir 230 meter kubik per detik

Baca Juga: Jokowi Perintahkan Menteri BUMN dan Gubernur DKI Cari Solusi untuk Kebakaran Plumpang

4. Flyover Kopo

Tujuan pembangunan: Diharapkan mampu mengurai kemacetan dan memperlancar lalu lintas di Kota Bandung
Anggaran: Rp 288 miliar

Ketiga infrastruktur, yakni Kolam Retensi Andir, Kolam Retensi Cieunteung, dan Floodway Kopo, diproyeksikan dapat mengurangi 81% genangan banjir di Baleendah dan Dayeuhkolot.

Turut hadir mendampingi Presiden dalam peresmian infrastruktur tersebut, yaitu Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono, Menteri Sekretaris Negara (Mensegneg) Pratikno, Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum, dan Wali Kota Bandung Yana Mulyana.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News



TERBARU
Kontan Academy
Outlook 2024, Meneropong saham unggulan di Tahun Politik The Coughing Dragon | Global Market Series - China

×