Reporter: Adi Wikanto, Lailatul Anisah | Editor: Adi Wikanto
KONTAN.CO.ID - Jakarta. Penyaluran kredit usaha rakyat (KUR) dipacu sejak awal tahun 2026. Jutaan pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) berhasil mendapatkan KUR hingga awal Mei 2026. Berikut cara mendapatkan KUR dan cicilan per bulan di BRI.
Menteri UMKM, Maman Abdurrahman melaporkan hingga Minggu (3/5/2026) realisasi penyaluran KUR telah mencapai Rp 96 triliun. Adapun target penyaluran KUR UMKM tahun ini naik menjadi Rp 320 triliun.
Dengan demikian, penyaluran KUR hingga awal Mei 2026 telah mencapai 30% dari target. "Sampai tanggal 3 Mei 2026 kemarin total debitur telah mencapai 1,5 juta dan penyaluran ke sektor produksi mencapai 63%," kata Maman dalam Konferensi Pers Rapat Tingkat Menteri, di Jakarta, Senin (4/5/2026).
Maman turut melaporkan dari total Rp 96 triliun ini, sebanyak Rp 70 triliun telah disalurkan kepada sektor mikro di desil 1 hingga desil 4 dalam rangka mengatasi kemiskinan ekstrem.
"Sektor mikro ini berkontribusi terhadap upaya kita untuk menghilangkan kemiskinan ekstrim. Karena sebagian besar yang bekerja di situ itu rata-rata juga ini keluarga-keluarga kita yang memang masuk dalam kategori kemiskinan ekstrim," jelas Maman.
Baca Juga: Hantavirus Disebut Bisa Mematikan hingga 40%, Apakah RI Termasuk Wilayah Rawan?
Maman menyebutkan prioritas penyaluran KUR diberikan kepada sektor mikro lantaran pemerintah berupaya mengurangi angka pekerja informal dan meningkatkan porsi pekerja formal.
Dalam kesempatan itu, Maman juga menegaskan alokasi kredit perbankan pada sektor UMKM terus meningkat dalam 10 tahun terakhir. Hal ini juga menjadi upaya pemerintah dalam mendorong pertumbuhan pelaku usaha di tanah air.
Maman mencatat, pada tahun 2025 saja, jumlah alokasi kredit yang dialokasikan perbankan nasional ke sektor UMKM mencapai 1.600 triliun. Dari jumlah tersebut yang disalurkan menggunakan skema KUR mencapai Rp 300 triliun.
"Jadi yang KUR-nya Rp 300 triliun dan 1.300 triliun non KUR," ungkapnya.
Maman menjelaskan bahwa alokasi kredit UMKM tidak bisa hanya dilihat dari jumlahnya. Pasalnya, ada beberapa kondisi UMKM bisa melakukan produksi dan mendapatkan akses pembiayaan namun terkendala dalam pemasaran produk.
Untuk itu, pemerintah tidak hanya hanya mendorong percepatan realisasi KUR saja, namun juga mengamankan pasar setidaknya di dalam negeri.
"Inilah makanya kalau Kementerian UMKM bicara tentang skema pembiayaan berjalannya seiringan dengan aspek sterilisasi pasar agar tetap bisa menjual produknya," tegas Maman.
Tonton: Skema Bagi Hasil Berpotensi Menekan Saham Goto
Cara Pinjam KUR BRI
BRI adalah salah satu bank pemerintah yang menyalurkan banyak KUR. BRI memiliki berbagai jenis KUR pada tahun 2025 ini, yaitu KUR Mikro, KUR Kecil, dan KUR TKI. Penyaluran KUR tertuju kepada nasabah yang selama ini belum pernah mendapatkan pinjaman dari bank.
Ketiga KUR tersebut sama-sama menetapkan bunga sebesar 6% per tahun. Namun setiap KUR memiliki batas plafon pinjaman yang berbeda-beda.
Tidak sulit untuk mengajukan KUR BRI. Nasabah bisa mengajukan KUR BRI dengan dua cara, yakni datang langsung ke kantor bank atau secara online.
"Ke bank bawa KTP, NIB (nomor induk berusaha), serta pernyataan bahwa usaha yang dijalankan telah berlangsung kurang lebih 6 bulan," ungkap salah satu pegawai BRI.
Jika ingin mengajukan KUR BRI secara online, ikuti cara berikut:
- Akses laman kur.bri.co.id untuk mengajukan pinjaman KUR BRI online.
- Pilih "Ajukan Pinjaman".
- Login menggunakan alamat email dan masukkan kata sandi jika sudah memiliki akun.
- Jika Anda tidak memiliki akun di halaman tersebut, pilih "Daftar" Bisa juga dengan mendaftar melalui akun Google.
- Tunggu verifikasi yang dikirim pihak BRI melalui e-mail yang telah didaftarkan.
- Setelah akun sudah jadi, masuk (login) kembali di laman https://kur.bri.co.id/ menggunakan email dan password.
- Klik "Ajukan Pinjaman KUR". Baca dengan teliti halaman syarat dan ketentuan, kemudian klik “Saya adalah nasabah BRI” serta “Setuju dan Ajukan Pinjaman”.
- Klik “I’m not a Robot”, Isi informasi data diri secara lengkap (nama lengkap, NIK, alamat, nama ibu kandung, dan lainnya).
- Isi data usaha dengan lengkap (jenis usaha, penghasilan, biaya usaha, nomor rekening BRI, dan lainnya).
- Unggah beberapa dokumen seperti KTP, surat keterangan usaha, pas foto, serta foto usaha.
- Klik “Selanjutnya” untuk masuk ke halaman pengajuan pinjaman. Isi data pengajuan (nominal pengajuan dan tenor).
- Klik “Hitung angsuran” untuk melihat jumlah angsuran yang akan dibayar.
- Klik “Ajukan pinjaman”. Setelah itu akan muncul halaman pengajuan informasi mengenai pinjaman disetujui atau tidak.
Setelah pengajuan ini, nasabah akan menjalani survei secara fisik. Kemudian, nasabah tetap harus datang ke kantor BRI terdekat untuk proses selanjutnya, salah satunya untuk tanda tangan dokumen.
Tonton: Skandal FH UI 27 Korban Dugaan Pelecehan Seksual Terungkap
Tabel angsuran KUR BRI
Angsuran KUR BRI pada Mei 2026 lebih ringan dibandingkan bulan sebelumnya. Diberitakan Kompas.com, KUR BRI dengan pinjaman 1 juta, cicilan per bulan Rp 86.527 untuk tenor 1 tahun pada Mei 2026 ini.
Jumlah itu turun dibandingkan periode Januari-Februari 2026, cicilan KUR BRI sebesar Rp 88.333 per bulan untuk pinjaman dan tenor yang sama.
Berikut perbandingan cicilan KUR BRI April 2026 dibandingkan awal tahun
Tabel KUR BRI Mei 2026
Pinjaman Rp 1 juta
12 bulan: Rp 86.527
18 bulan: Rp 58.685
24 bulan: Rp 44.773
36 bulan: Rp 30.877
48 bulan: Rp 23.946
60 bulan: Rp 19.801
Tonton: Bahaya Indonesia Diduga Jadi Markas Baru Scammer Internasional
Pinjaman Rp 5 juta
12 bulan: Rp 432.634
18 bulan: Rp 293.425
24 bulan: Rp 223.863
36 bulan: Rp 154.385
48 bulan: Rp 119.731
60 bulan: Rp 99.006
Pinjaman Rp 10 juta
12 bulan: Rp 865.267
18 bulan: Rp 586.850
24 bulan: Rp 447.726
36 bulan: Rp 308.771
48 bulan: Rp 239.462
60 bulan: Rp 198.012
Tonton: Ketidakpastian Global Membuat Investor Lebih Hati-Hati Masuk ke Indonesia
Pinjaman Rp 20 juta:
12 bulan: Rp 1.730.535
18 bulan: Rp 1.173.700
24 bulan: Rp 895.452
36 bulan: Rp 617.542
48 bulan: Rp 478.925
60 bulan: Rp 396.024
Pinjaman Rp 30 juta
12 bulan: Rp 2.595.802
18 bulan: Rp 1.760.550
24 bulan: Rp 1.343.177
36 bulan: Rp 926.313
48 bulan: Rp 718.387
60 bulan: Rp 594.036
Pinjaman Rp 40 juta
12 bulan: Rp 3.461.070
18 bulan: Rp 2.347.399
24 bulan: Rp 1.790.903
36 bulan: Rp 1.235.084
48 bulan: Rp 957.850
60 bulan: Rp 792.048
Pinjaman Rp 50 juta
12 bulan: Rp 4.326.337
18 bulan: Rp 2.934.249
24 bulan: Rp 2.238.629
36 bulan: Rp 1.543.855
48 bulan: Rp 1.197.312
60 bulan: Rp 990.060
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













