Ramalan Warren Buffett: Bakal ada pandemi lebih mengerikan dari Covid-19

Kamis, 08 Juli 2021 | 08:06 WIB Sumber: CNBC
Ramalan Warren Buffett: Bakal ada pandemi lebih mengerikan dari Covid-19

ILUSTRASI. Investor legendaris Warren Buffett meyakini bahwa akan terjadi pandemi yang lebih buruk dari pandemi Covid-19. (Photo by Daniel Zuchnik/WireImage)

KONTAN.CO.ID - NEW YORK. Investor legendaris Warren Buffett meyakini bahwa akan terjadi pandemi yang lebih buruk dari pandemi Covid-19. 

“Akan ada pandemi lain, kami tahu itu. Kami tahu ada nuklir, kimia, biologi, dan sekarang ancaman siber. Masing-masing dari itu memiliki kemungkinan yang mengerikan. Dan kami melakukan beberapa hal tentang hal itu, tapi ... itu bukan sesuatu yang tampaknya sangat mampu dipahami oleh masyarakat,” kata Warren Buffett dalam konferensi pers wawancara dengan Becky Quick di acara spesial CNBC “Buffett & Munger: A Wealth of Wisdom” yang ditayangkan pekan lalu..

Melansir CNBC, Warren Buffett mengatakan, pelajaran terbesar yang dia pelajari dari pandemi yang belum pernah terjadi sebelumnya adalah betapa tidak siapnya dunia untuk situasi darurat yang pasti akan terjadi.

“Saya belajar bahwa orang tidak tahu sebanyak yang mereka pikir mereka tahu. Tetapi hal terbesar yang Anda pelajari adalah bahwa pandemi pasti akan terjadi, dan ini bukan yang terburuk,” kata Waren Buffett. 

Baca Juga: Warren Buffett beberkan pelajaran terbesar dari pandemi Covid-19

Dia menambahkan, "Masyarakat memiliki waktu yang mengerikan untuk mempersiapkan hal-hal yang jauh lebih buruk, tetapi mungkin dan akan terjadi cepat atau lambat.”

Lebih dari 600.000 orang telah meninggal akibat Covid-19 di AS. Saat ini, negara-negara tengah bergulat dengan varian baru di tengah peluncuran vaksin. 

Varian delta, sekarang sudah menyebar di setidaknya 92 negara, termasuk Amerika Serikat, dan diperkirakan akan menjadi jenis penyakit yang dominan di seluruh dunia. Di AS sendiri, prevalensi varian ini berlipat ganda setiap dua minggu.

Baca Juga: Warren Buffett berbicara dampak pandemi dan pelajaran terbesar

Editor: Barratut Taqiyyah Rafie
Terbaru