kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.694.000   -13.000   -0,76%
  • USD/IDR 16.417   -11,00   -0,07%
  • IDX 6.563   -24,20   -0,37%
  • KOMPAS100 957   -10,40   -1,08%
  • LQ45 741   -6,59   -0,88%
  • ISSI 205   -0,65   -0,32%
  • IDX30 385   -3,29   -0,85%
  • IDXHIDIV20 466   -2,67   -0,57%
  • IDX80 108   -1,20   -1,10%
  • IDXV30 113   -2,14   -1,86%
  • IDXQ30 126   -0,86   -0,67%

Ramadhan 2025 Segera Tiba, Catat Manfaat Makan Kurma Untuk Kesehatan


Rabu, 26 Februari 2025 / 05:58 WIB
Ramadhan 2025 Segera Tiba, Catat Manfaat Makan Kurma Untuk Kesehatan
ILUSTRASI. awal puasa Ramadhan 1446 H versi pemerintah akan sama dengan ketetapan organisasi keagamaan Muhammadiyah.

Reporter: Adi Wikanto | Editor: Adi Wikanto

KONTAN.CO.ID - Jakarta. Awal puasa Ramadan 2025 segera tiba. Salah satu makanan yang sering dikonsumsi saat puasa Ramadan adalah kurma. Berikut sejumlah manfaat kurma untuk kesehatan jika dikonsumsi secara rutin.

Secara resmi, pemerintah belum menetapkan tanggal awal puasa Ramadhan 2025. Biasanya pemerintah menunggu hasil sidang isbat untuk penetapan awal puasa Ramadhan.

Kementerian Agama (Kemenag) akan menggelar Sidang Isbat (penetapan) awal Ramadan 1446 Hijriah pada 28 Februari 2025. Menteri Agama Nasaruddin Umar direncanakan memimpin sidang isbat untuk penetapan awal puasa Ramadan 2025.

Dilansir dari website resmi Kemenag, Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam, Abu Rokhmad menjelaskan, sidang isbat akan dilaksanakan di Auditorium H.M. Rasjidi, Kementerian Agama, Jakarta Pusat.

"Seperti tahun-tahun sebelumnya, sidang ini akan dihadiri oleh berbagai pihak, termasuk perwakilan ormas Islam, MUI, BMKG, ahli falak, serta perwakilan dari DPR dan Mahkamah Agung," ujarnya di Jakarta, Senin (10/2/25).

Baca Juga: Ada Plafon Rp 17 T, Ini Syarat & Cara Pengajuan KUR Syariah BSI Februari 2025

Menurut Abu Rokhmad, ada tiga rangkaian yang akan dilakukan dalam sidang isbat. Pertama, pemaparan data posisi hilal berdasarkan perhitungan astronomi.

Kedua, verifikasi hasil rukyatul hilal dari berbagai titik pemantauan di Indonesia. Ketiga, musyawarah dan pengambilan keputusan yang akan diumumkan kepada publik.

Abu Rokhmad mengajak masyarakat menunggu hasil sidang isbat dan pengumuman pemerintah terkait awal Ramadan 1446 H. Ini sejalan dengan fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) No 2 tahun 2004 tentang Penetapan Awal Ramadhan, Syawal, dan Dzulhijjah.

Direktur Urusan Agama Islam dan Bina Syariah (Urais Binsyar) pada Ditjen Bimas Islam Kemenag, Arsad Hidayat, menambahkan, berdasarkan data hisab awal Ramadan 1446 H, ijtimak terjadi pada Jumat, 28 Februari 2025, sekitar pukul 07.44 WIB. Pada hari yang sama, ketinggian hilal di seluruh wilayah Indonesia sudah di atas ufuk antara 3° 5,91’ hingga 4° 40,96’, dengan sudut elongasi antara 4° 47,03’ hingga 6° 24,14’.

"Dengan kriteria ini, secara astronomi, ada indikasi kuat bahwa hilal akan terlihat,” sebut Arsad.

Walhasil, awal puasa Ramadhan 1446 H menurut pemerintah kemungkinan besar akan bertepatan pada 1 Maret 2025. Dengan demikian, awal puasa Ramadhan 1446 H versi pemerintah akan sama dengan ketetapan organisasi keagamaan Muhammadiyah.

Sebelumnya, Muhammadiyah telah menetapkan awal puasa Ramadhan 2025 pada Sabtu, 1 Maret 2025 sesuai dengan Kalender Hijriah Global Tunggal (KHGT). 

Muhammadiyah juga telah menetapkan Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1446 H jatuh pada Minggu, 30 Maret 2025. 

Namun, data hisab ini akan dikonfirmasi melalui proses pemantauan hilal atau rukyatul hilal. Kemenag bekerja sama dengan Kantor Wilayah Kemenag di berbagai daerah akan melakukan pemantauan hilal di berbagai titik di seluruh Indonesia. Hasil hisab dan rukyat akan dipaparkan pada sidang isbat yang dipimpin Menteri Agama.

Tonton: Kejaksaan Agung Kembali Membongkar Korupsi di Pertamina.

Manfaat kurma untuk kesehatan

Kurma selalu jadi sajian di meja makan saat berbuka puasa. Selain sebagai sunah rosul, manfaat kurma juga banyak untuk kesehatan.

Berikut beberapa manfaat kurma untuk kesehatan

Aman bagi penderita diabetes

Kurma merupakan buah yang memiliki rasa manis alami tanpa ditambah pemanis buatan. Sehingga buah ini menjadi buah yang aman dikonsumsi bagi penderita diabetes.

Buah kurma memiliki manfaat untuk mengontrol gula darah yang bermanfaat bagi penderita diabetes. Selain itu tingkat indeks glikemik rendah, penuh serat, dan antioxidant adalah kandungan lain dari kurma.

Menjaga kesehatan otak

Rutin mengkonsumsi kurma juga ternyata bisa memberikan manfaat yang baik bagi kesehatan otak. Menurut penelitian dari laman Health Line, mengkonsumsi kurma bisa menurunkan resiko inflamasi di otak yang menjadi penyebab Alzheimer.

Selain itu penelitian lain juga menemukan hasil bahwa kurma bisa mengurangi aktivitas protein beta amyloid yang bisa menimbulkan plak pada otak. Jika dibiarkan menumpuk, plak tersebut bisa menjadi penghambat komunikasi antar sel yang memicu kematian sel otak dan Alzheimer.

Meningkatkan kesuburan pada pria

Manfaat dari kurma yang satu ini pastinya belum banyak diketahui, namun kurma bisa membantu meningkatkan tingkat kesuburan bagi pria. Adanya kandungan flavonoid dan amino acid pada kurma bisa meningkatkan energi juga pada pria.

Laman Pharm Easy juga menjelaskan bahwa kandungan lain dalam kurma yaitu estrone dan sterol adalah kandungan yang berguna dalam meningkatkan kesuburan sperma pada pria.

Mengurangi rambut rontok

Bagi yang memiliki permasalahan rambut rontok, ada baiknya untuk mencoba mengkonsumsi kurma sebagai menu makanan. Kurma juga memiliki manfaat yang baik dalam membantu mengurangi masalah rambut rontok.

Kurma merupakan jenis buah yang tinggi akan kandungan iron. Kandungan iron yang tinggi bisa membantu untuk menutrisi aliran darah pada rambut dan juga kulit kepala yang membuatnya menjadi kuat serta tidak mudah rontok.

Baca Juga: Bisa Online / Datang Ke Puskesmas, Ini Cara Cek Kesehatan Gratis Kado Ulang Tahun

 

Selanjutnya: Bandung-Surabaya Cuma 3 Jam, Ini Tiga Alternatif Jalur Perpanjangan Whoosh

Menarik Dibaca: Promo PHD Payday Makin Cuan 26-28 Februari 2025, Diskon Mulai 45%

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News



TERBARU
Kontan Academy
Mastering Finance for Non Finance Entering the Realm of Private Equity

×