Sabam Sirait, politisi PDI Perjuangan tutup usia pada Rabu (29/9/2021) malam

Kamis, 30 September 2021 | 06:37 WIB Sumber: Kompas TV
Sabam Sirait, politisi PDI Perjuangan tutup usia pada Rabu (29/9/2021) malam

ILUSTRASI. Pada Rabu (29/9/2021) malam, politisi senior partai PDI Perjuangan Sabam Sirait (kiri) tutup usia. ANTARA FOTO/Prasetyo Utomo


KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Ada berita duka cita yang datang dari PDI Perjuangan. Politisi senior partai tersebut yakni Sabam Sirai meninggal dunia. Sabam Sirait tutup usia pada Pada Rabu (29/9/2021) malam.

Melansir Kompas.tv, Sabam Sirait yang merupakan ayah dari politisi Maruarar Sirait itu dikabarkan tutup usia di umur 85 tahun di RS Siloam Karawaci pada pukul 22.37 WIB malam tadi.

"Telah berpulang ke rumah Bapa di Surga Bapak Sabam Sirait (Ompung Marsahala Doli) (Usia 85 tahun) Rabu 29 September 2021 pukul 22.37 WIB di RS Siloam Karawaci," tulis keterangan yang diterima redaksi. 

Sabam Sirait yang merupakan anggota DPD RI, periode 2019-2024 ini meninggalkan istri, empat orang anak dan delapan cucu.

Sabam Sirait merupakan tokoh penting dalam berdirinya PDI Perjuangan. Sebelumnya Sabam Sirait pernah menjabat tiga periode Sekjen PDI.

Baca Juga: Putra Nababan, menantu Sabam Sirait pastikan ayah mertuanya sehat

Jelang peringatan HUT ke-70 RI, Sabam Sirait mendapatkan tanda kehormatan Bintang Mahaputra Utama yang diberikan langsung Presiden Jokowi di Istana Negara, Kamis (13/8/2015).

Berikut karir politisi senior PDI Perjuangan Sabam Sirait:

- Anggota DPR Gotong Royong (DPR-GR)  periode 1967-1973.
- Anggota DPR RI  periode 1973-1982.
- Anggota Dewan Pertimbangan Agung Republik Indonesia (DPA-RI) periode 1983-1993.
- Anggota DPR RI periode 1992-2009.
- Anggota Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI), periode 2019-2024.


Artikel ini sudah tayang di Kompas.tc, berjudul: Kabar Duka dari PDI Perjuangan, Politisi Senior Sabam Sirait Tutup Usia
Penulis : Johannes Mangihot | Editor : Gading Persada

Selanjutnya: Kader PDI-P yang ikut-ikutan deklarasi capres 2024 bakal diberi sanksi

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

Terbaru