Pesawat China sering masuk zona pertahanan, Taiwan gelar latihan pertempuran udara

Selasa, 19 Oktober 2021 | 23:20 WIB Sumber: Global Times
Pesawat China sering masuk zona pertahanan, Taiwan gelar latihan pertempuran udara

KONTAN.CO.ID - Di tengah ketegangan yang semakin memanas dengan China, Taiwan menggelar latihan militer tahunan bertajuk Tien Lung yang melibatkan jet tempur.

Media Taiwan melaporkan seperti Global Times lansir, latihan militer Taiwan tersebut berlangsung hingga 29 Oktober. 

Jet tempur F-16V, Mirage-2000, dan Indigenous Defense Fighters (IDF) Angkatan Udara Taiwan akan mengambil bagian dalam latihan tahunan itu, yang mencakup keterampilan tempur udara ke darat, udara ke laut, dan udara ke udara.

Latihan militer yang sebagian besar digelar di daerah Jiadong untuk meningkatkan kemampuan Taiwan mempertahankan zona identifikasi pertahanan udara, khususnya di Barat Daya pulau itu.

Ketegangan militer dengan China, yang mengklaim Taiwan sebagai wilayahnya, adalah yang terburuk dalam lebih dari 40 tahun, menurut Menteri Pertahanan Taiwan Chiu Kuo-cheng dua pekan lalu

Baca Juga: Taiwan: Kami tidak akan memulai perang dengan China

Dia mengungkapkan, China akan mampu melakukan invasi "skala penuh" pada 2025. Pernyataannya keluar setalah China melakukan empat hari berturut-turut serangan udara massal ke zona identifikasi pertahanan Taiwan yang dimulai pada 1 Oktober. 

Tidak ada tembakan yang dilepaskan dan pesawat militer China berada jauh dari wilayah udara Taiwan, memusatkan aktivitas mereka di sudut Barat Daya zona pertahanan udara pulau itu.

Hanya, Fu Qianshao, ahli penerbangan militer, mengatakan kepada Global Times, jet tempur Taiwan yang terlibat dalam latihan militer Tien Lung sebagian besar berbobot ringan atau sedang. 

Dan, menurut dia, teknologi yang digunakan pada jet tempur Taiwan tersebut tertinggal di belakang jet-jet tempur China, termasuk yang memiliki teknologi siluman.

"Kuantitas dan kualitas peralatan Angkatan Udara, Angkatan Darat, dan Angkatan Laut Tentara Pembebasan Rakyat China (PLA) jauh melebihi jumlah dan kemampuan Taiwan," kata Fu.

Selanjutnya: China: Latihan militer di dekat Taiwan ditujukan untuk kegiatan separatis

Editor: S.S. Kurniawan
Terbaru