kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.601.000   -9.000   -0,34%
  • USD/IDR 17.880   -62,00   -0,35%
  • IDX 6.340   108,24   1,74%
  • KOMPAS100 839   16,49   2,00%
  • LQ45 637   8,89   1,42%
  • ISSI 218   3,63   1,69%
  • IDX30 358   3,90   1,10%
  • IDXHIDIV20 444   3,51   0,80%
  • IDX80 96   1,59   1,69%
  • IDXV30 119   0,82   0,69%
  • IDXQ30 115   1,03   0,91%

Pesawat China Eastern Airlines Jatuh, Xi Jinping Syok


Selasa, 22 Maret 2022 / 10:32 WIB

Sumber: Al Jazeera,Reuters | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

KONTAN.CO.ID - BEIJING. Sebuah pesawat penumpang China Eastern Airlines yang membawa 132 orang jatuh di China selatan, tak lama setelah kehilangan kontak dengan kontrol lalu lintas udara. Pesawat tersebut jatuh dari ketinggian ribuan meter dalam waktu kurang dari tiga menit.

Melansir Al Jazeera, tidak ada konfirmasi segera tentang jumlah korban, tetapi bencana itu memicu reaksi publik yang luar biasa cepat dari Presiden Xi Jinping.

Xi mengatakan dia "syok" dan memerintahkan penyelidikan segera atas penyebabnya.

Pihak maskapai menyatakan belasungkawa yang mendalam untuk penumpang dan anggota awak yang tewas dalam kecelakaan pesawat.

Belum ada informasi mengenai penyebab jatuhnya pesawat tersebut. Penyiar CCTV negara mengatakan kecelakaan itu menyebabkan kebakaran gunung yang kemudian padam.

Baca Juga: Boeing 737-800 China Eastern Airlines Jatuh, Turun Mendadak dari Ketinggian Jelajah

Menurut Administrasi Penerbangan Sipil China (CAAC), penerbangan Boeing 737-800 dari kota Kunming ke pusat selatan Guangzhou kehilangan kontak udara di atas Wuzhou di wilayah Guangxi pada Senin sore.

Terkait hal tersebut, Reuters memberitakan, Xi Jinping menyerukan upaya besar-besaran untuk mengatur pencarian dan penyelamatan penumpang di kecelakaan jet Eastern Airlines pada hari Senin.

Xi juga menginstruksikan para pejabat untuk segera meluncurkan tanggap darurat dan menyelidiki penyebab kecelakaan itu sesegera mungkin.

Baca Juga: Pesawat China Eastern Airlines Jatuh di Pegunungan, Bawa 132 Orang

Perdana Menteri China Li Keqiang juga menginstruksikan para pejabat untuk tidak menyia-nyiakan upaya dalam mencari korban selamat dan memberikan kenyamanan yang cukup kepada keluarga korban.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News



TERBARU
Terpopuler
Kontan Academy
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS [Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI

×