Sumber: Reuters | Editor: Anna Suci Perwitasari
KONTAN.CO.ID - BANGKOK. Pertumbuhan ekonomi Thailand pada kuartal IV-2020 kontraksi 4,2% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Namun, jika diabndingkan dengan kuartal sebelumnya, ekonomi Thailand naik 1,3%.
Data ini pun menunjukkan bahwa ekonomi Thailand mulai membaik berkat aktivitas domestik dan ekspor yang pulih usai pembatasan virus corona dilonggarkan. Namun, ekonomi Negeri Gajah ini tetap tersendat karena larangan perjalanan yang diberlakukan sejak April telah membuat sebagian besar pengunjung asing menjauh.
Senin (15/2), Dewan Pembangunan Ekonomi dan Sosial Nasional melaporkan, ekonomi terbesar kedua di Asia Tenggara tersebut kontraksi 4,2% pada periode Oktober-Desember 2020. Data ini pun lebih baik dari hasil jajak pendapatan Reuters, dengan proyeksi kontraksi 5,4%.
Secara triwulanan, produk domestik bruto (PDB) meningkat 1,3% yang disesuaikan secara musiman pada triwulan Desember, lebih baik dari proyeksi pertumbuhan 0,8% oleh para ekonom.
Baca Juga: PDB Singapura turun 2,4% di kuartal IV-2020
Pada peridoe Juli-September, PDB Thailand kontraksi 6,4% dari tahun sebelumnya tetapi tumbuh 6,2% yang direvisi terhadap kuartal sebelumnya.
Dengan hasil ini, pertumbuhan ekonomi Thailand di tahun 2020 kontraksi 6,1%. Ini jadi penurunan paling tajam sejak 1998, namun masih lebih baik dari perkiraan analis yang turun 6,4%.
Badan tersebut sekarang memperkirakan PDB akan tumbuh 2,5%-3,5% pada tahun ini, setelah sebelumnya memperkirakan pertumbuhan 3,5%-4,5%, setelah wabah Covid-19 baru melanda perekonomian pada bulan Desember.
Selanjutnya: Pertumbuhan ekonomi Jepang di kuartal IV-2020 capai 12,7%
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













