kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.723.000   -27.000   -0,98%
  • USD/IDR 17.771   30,00   0,17%
  • IDX 6.522   116,06   1,81%
  • KOMPAS100 849   15,70   1,88%
  • LQ45 641   8,52   1,35%
  • ISSI 230   4,91   2,18%
  • IDX30 358   4,21   1,19%
  • IDXHIDIV20 437   4,93   1,14%
  • IDX80 97   1,66   1,75%
  • IDXV30 122   1,89   1,57%
  • IDXQ30 114   1,08   0,96%

Pertumbuhan Ekonomi Semester II-2022 Diproyeksi Bisa Capai 4,9%, Ini Pendorongnya


Senin, 11 Juli 2022 / 06:05 WIB

Reporter: Bidara Pink | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA.  Pertumbuhan ekonomi di paruh kedua tahun ini diyakini masih cukup prospektif. 

Kepala Ekonom Bank Central Asia (BCA) David Sumual memperkirakan, pertumbuhan ekonomi di semester II-2022 bisa mencapai 4,9% yoy. 

“Keyakinan konsumen kuat, seiring dengan peningkatan mobilitas yang kemudian mendorong belanja rumah tangga,” tutur David kepada Kontan.co.id, Minggu (10/7). 

Selain karena faktor belanja rumah tangga yang merupakan motor penggerak perekonomian, David meyakini belanja pemerintah akan lebih kuat pada semester II-2022. Kemudian, ada juga pertumbuhan yang menguat pada pertumbuhan kredit serta investasi. 

Baca Juga: Pandemi Covid-19 Terkendali, Program PEN Didorong untuk Jobs Stimulating Recovery

Hanya saja, David mewanti-wanti ada risiko yang tetap membayangi pertumbuhan ekonomi di semester II-2022, yaitu dari faktor global, seiring dengan perang Rusia dan Ukraina dan sejumlah hal yang kemudian meningkatkan ketidakpastian level dunia. 

“Permintaan global bisa mulai terkendala, terutama ekspor komoditas, sejalan dengan harga komoditas yang mulai turun,” jelasnya. 

Dengan kondisi tersebut, David mengimbau pemerintah dan Bank Indonesia (BI) untuk menyiapkan kuda-kuda yang bisa mendorong pertumbuhan ekonomi di semester II-2022. 

Hal yang bisa dilakukan baik otoritas fiskal maupun moneter adalah, menjaga momentum pertumbuhan ekonomi sekaligus stabilitas ekonomi. Dalam hal ini, baiknya pemerintah mempercepat belanja yang berkaitan dengan pembangunan dan bersama dengan BI menjaga inflasi dengan memperhatikan ketersediaan pasokan bahan pangan. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News



TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

×