Nasional

Pertumbuhan ekonomi di pulau-pulau ini masih positif di tahun lalu

Jumat, 05 Februari 2021 | 19:00 WIB   Reporter: Bidara Pink
Pertumbuhan ekonomi di pulau-pulau ini masih positif di tahun lalu

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pertumbuhan ekonomi Indonesia di tahun lalu terkontraksi atau tumbuh minus 2,07% yoy. Pertumbuhan ekonomi sebagian besar pulau di Indonesia negatif pada tahun 2020, kecuali Pulau Sulawesi dan gabungan pulau di Maluku dan Papua.

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, pertumbuhan ekonomi di Pulau Sulawesi pada tahun lalu sebesar 0,23% yoy dengan kontribusi ke pertumbuhan ekonomi nasional mencapai 6,66%. Sementara pertumbuhan ekonomi di Maluku dan Papua sebesar 1,44% yoy dengan kontribusi 2,35%.

Kepala BPS Suhariyanto menyebutkan, pertumbuhan ekonomi positif pada Sulawesi disokong oleh pertumbuhan ekonomi Provinsi Sulawesi Tengah yang sebesar 4,8% yoy karena adanya kenaikan produksi nikel.

Baca Juga: Ekonomi 2020 minus 2,07%, Stafsus Jokowi sebut berangsur pulih, ini faktornya

Sementara pertumbuhan ekonomi yang positif di Maluku dan Papua disebabkan pertumbuhan positif dua provinsi, yaitu Provinsi Maluku Utara sebesar 4,92% yoy dan Papua 3,2% yoy.

“Khusus provinsi Papua karena ada kenaikan dari produksi tembaga sehingga membuat pertumbuhan ekonominya positif,” terang Suhariyanto dalam keterangan pers terkait pertumbuhan ekonomi 2020, Jumat (5/2).

Sayangnya, meski memang tumbuh positif, tetapi sumbangan pertumbuhan ekonomi Sulawesi serta Maluku dan Papua masih lebih keci dibandingkan sumbangan pulau lain. Struktur pertumbuhan ekonomi secara spasial pun tidak berubah, masih Jawa dan Sumatera yang memberikan sumbangan terbesar.

Pulau Jawa yang berkontribusi 58,75% terhadap pertumbuhan ekonomi domestik, mengalami pertumbuhan ekonomi negatif 2,51% yoy. Pulau Sumatera yang berkontribusi 21,36% mencatat pertumbuhan minus 1,19% yoy.

Sementara pulau Kalimantan dengan kontribusi pada pertumbuhan ekonomi nasional 7,94%, ekonominya tumbuh minus 2,27% yoy. Pulau Bali dan Nusa Tenggara dengan kontribusi 2,94% mengalami pertumbuhan negatif 5,01% yoy.

 

Selanjutnya: Ekonomi Indonesia tahun 2020 minus 2,07% yoy, pertumbuhan negatif pertama sejak 1998

 

Editor: Khomarul Hidayat
Terbaru