Sumber: Kompas.com | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie
KONTAN.CO.ID - Dampak perang AS-Iran mulai terasa hingga ke pasar energi Indonesia. Sejak konflik pecah pada 28 Februari 2026, harga BBM Pertamina non-subsidi tercatat mengalami perubahan pada 1 Maret, 18 April, dan 4 Mei 2026. Kenaikan paling tajam terjadi pada Pertamax Turbo, Dexlite, dan Pertamina Dex.
Perang itu dimulai dengan AS dan Israel melancarkan serangan udara gabungan ke wilayah Iran. Iran membalasnya dengan meluncurkan serangan yang menargetkan pangkalan militer AS di Timur Tengah dan wilayah Israel.
Iran juga memberlakukan blokade terhadap Selat Hormuz yang menjadi jalur vital perdagangan minyak negara-negara Teluk.
Akibatnya, harga minyak dunia mengalami kenaikan dan pasokan energi tersebut menghadapi hambatan.
Saat ini, konflik atau perang di Timur Tengah tersebut berada di fase gencatan senjata. Namun demikian, Iran masih memblokade Selat Hormuz, serta AS kini berupaya untuk membuka jalur minyak itu.
Pembicaraan mengenai gencatan senjata permanen hingga kini masih belum menghasilkan kesepakatan, dengan AS menginginkan uranium milik Iran.
Lantas, bagaimana perubahan harga BBM Pertamina sejak perang AS-Iran dimulai hingga saat ini?
Baca Juga: Pertalite Hilang di Sejumlah SPBU Jakarta, Ini Penjelasan Pertamina
Perubahan harga BBM sejak perang AS-Iran dimulai
Harga BBM Pertamina non-subsidi mengalami perubahan pada 1 Maret, 18 April, dan 4 Mei 2026.
Adapun jenis BBM non-subsidi antara lain Pertamax, Pertamax Green 95, Pertamax Turbo, Dexlite, dan Pertamina Dex.
Sementara itu, BBM bersubsidi yang meliputi Pertalite dan Biosolar tidak mengalami perubahan.
Berikut ini timeline perubahan harga bensin Pertamina sejak perang AS-Iran pecah pada 28 Februari 2026 hingga masa gencatan senjata seperti saat ini:
Harga BBM 1 Maret 2026
Harga untuk seluruh jenis BBM Pertamina non-subsidi naik serempak pada 1 Maret 2026.
Harga Pertamax di Pulau Jawa termasuk wilayah Jakarta naik dari Rp 11.800 menjadi Rp 12.300 per liter.
Kemudian, Pertamax Green 95 menjadi Rp 12.900 per liter, sedangkan Pertamax Turbo dengan RON 98 seharga Rp 13.100 per liter.
Sementara itu, harga Dexlite dari Rp 13.250 per liter naik menjadi Rp 14.200 per liter.
Adapun Pertamina Dex naik menjadi Rp 14.500 per liter, dari sebelumnya Rp 13.500 per liter.
Tak hanya Pulau Jawa, kenaikan harga BBM tersebut berlaku untuk seluruh provinsi di Indonesia dengan besaran yang bervariatif.
Baca Juga: BBM Non-Subsidi Pertamina Naik Per 4 Mei 2026, Pertamina Dex Tembus Rp 27.900/Liter
Harga BBM 18 April 2026
Harga BBM Pertamina jenis Pertamax Turbo, Dexlite, dan Pertamina Dex mengalami perubahan pada 18 April 2026.
Sementara itu, BBM non-subsidi Pertamax dan Pertamax Green 95 serta BBM bersubsidi tidak berubah.
Namun, harga Pertamax Turbo naik signifikan.
Di Jakarta naik menjadi Rp 19.400 per liter untuk wilayah Jawa termasuk Jakarta, dari sebelumnya Rp 13.100 per liter.
Kemudian, Dexlite memiliki harga Rp 23.600 dari Rp 14.200 per liter, sedangkan Pertamina Dex dijual dengan harga Rp 23.900 dari Rp 14.500 per liter.













