kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.668.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.858   36,00   0,20%
  • IDX 6.117   -60,45   -0,98%
  • KOMPAS100 795   -13,93   -1,72%
  • LQ45 599   -10,20   -1,67%
  • ISSI 213   0,20   0,09%
  • IDX30 339   -6,02   -1,75%
  • IDXHIDIV20 415   -6,04   -1,43%
  • IDX80 90   -1,62   -1,76%
  • IDXV30 112   -1,00   -0,89%
  • IDXQ30 108   -1,93   -1,75%

Penyaluran KUR BRI Hampir 50% Target, Ini Cara Pengajuan KUR BRI & Cicilan Per Bulan


Senin, 22 Juni 2026 / 16:25 WIB
Penyaluran KUR BRI Hampir 50% Target, Ini Cara Pengajuan KUR BRI & Cicilan Per Bulan
ILUSTRASI. Penyaluran KUR BRI Hampir 50% Target, Ini Cara Pengajuan KUR BRI & Cicilan Per Bulan

Reporter: Adi Wikanto, Selvi Mayasari | Editor: Adi Wikanto

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BRI) masih gencar menyalurkan Kredit Usaha Rakyat (KUR) hingga pertengahan tahun 2026 ini. Berikut cara pengajuan KUR di BRI untuk modal usaha kecil Anda.

BRI telah menyalurkan KUR sebesar Rp 84,36 triliun hingga akhir Mei 2026. Realisasi tersebut setara 46,87% dari total alokasi KUR BRI di tahun 2026 yang mencapai Rp 180 triliun.

Direktur Micro BRI Akhmad Purwakajaya mengatakan, mayoritas penyaluran KUR tersebut masih difokuskan ke sektor-sektor produktif yang memiliki dampak langsung terhadap aktivitas ekonomi masyarakat. Porsinya mencapai 67,18% dari total KUR yang telah disalurkan.

“Mayoritas penyaluran KUR BRI diarahkan ke sektor produktif untuk mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat dan memperkuat sektor riil,” ujar Akhmad dalam keterangan resmi, Selasa (17/6/2026).

Baca Juga: BBM BP dan Vivo Turut Naik, Bandingkan dengan Harga BBM Di SPBU Pertamina

Dari sisi sektor usaha, pertanian menjadi penyerap terbesar KUR BRI dengan nilai pembiayaan mencapai Rp 35,91 triliun. Penyaluran tersebut menjadi bagian dari dukungan BRI terhadap penguatan ketahanan pangan nasional sekaligus peningkatan produktivitas petani di berbagai daerah.

Menurut Akhmad, fokus penyaluran KUR ke sektor produktif sejalan dengan upaya mendukung program pemerintah, khususnya dalam memperkuat ketahanan pangan, mendorong kewirausahaan, serta memperluas pemerataan ekonomi melalui pemberdayaan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

“KUR bukan sekadar instrumen pembiayaan, tetapi bagian dari upaya memperkuat fondasi ekonomi nasional dari tingkat akar rumput. Penyaluran yang diarahkan ke sektor produktif, khususnya pertanian, diharapkan mampu meningkatkan produktivitas usaha masyarakat sekaligus memperkuat basis ekonomi daerah,” katanya.

 

BRI mencatat, secara kumulatif sejak 2015 hingga Mei 2026, BRI telah menyalurkan KUR sebesar Rp 1.520 triliun kepada lebih dari 48,1 juta penerima manfaat di seluruh Indonesia.

Capaian tersebut mencerminkan konsistensi BRI dalam memperluas akses pembiayaan bagi pelaku UMKM sekaligus memperkuat inklusi keuangan.

Melalui program KUR, BRI berharap dapat terus mendukung pertumbuhan usaha rakyat, menciptakan lapangan kerja, dan memperkuat ketahanan ekonomi daerah.

Tonton: Usai Dieksekusi, Barang-barang Eks Hotel Sultan Mulai Direlokasi (19/6)

Cara Pinjam KUR BRI

BRI adalah salah satu bank pemerintah yang menyalurkan banyak KUR. BRI memiliki berbagai jenis KUR pada tahun 2025 ini, yaitu KUR Mikro, KUR Kecil, dan KUR TKI. Penyaluran KUR tertuju kepada nasabah yang selama ini belum pernah mendapatkan pinjaman dari bank. 

Ketiga KUR tersebut sama-sama menetapkan bunga sebesar 6% per tahun. Namun setiap KUR memiliki batas plafon pinjaman yang berbeda-beda.

Tidak sulit untuk mengajukan KUR BRI. Nasabah bisa mengajukan KUR BRI dengan dua cara, yakni datang langsung ke kantor bank atau secara online. 

"Ke bank bawa KTP, NIB (nomor induk berusaha), serta pernyataan bahwa usaha yang dijalankan telah berlangsung kurang lebih 6 bulan," ungkap salah satu pegawai BRI.

Jika ingin mengajukan KUR BRI secara online, ikuti cara berikut:

  • Akses laman kur.bri.co.id untuk mengajukan pinjaman KUR BRI online.
  • Pilih "Ajukan Pinjaman".
  • Login menggunakan alamat email dan masukkan kata sandi jika sudah memiliki akun.
  • Jika Anda tidak memiliki akun di halaman tersebut, pilih "Daftar" Bisa juga dengan mendaftar melalui akun Google.
  • Tunggu verifikasi yang dikirim pihak BRI melalui e-mail yang telah didaftarkan.
  • Setelah akun sudah jadi, masuk (login) kembali di laman https://kur.bri.co.id/ menggunakan email dan password.
  • Klik "Ajukan Pinjaman KUR". Baca dengan teliti halaman syarat dan ketentuan, kemudian klik “Saya adalah nasabah BRI” serta “Setuju dan Ajukan Pinjaman”.
  • Klik “I’m not a Robot”, Isi informasi data diri secara lengkap (nama lengkap, NIK, alamat, nama ibu kandung, dan lainnya).
  • Isi data usaha dengan lengkap (jenis usaha, penghasilan, biaya usaha, nomor rekening BRI, dan lainnya).
  • Unggah beberapa dokumen seperti KTP, surat keterangan usaha, pas foto, serta foto usaha.
  • Klik “Selanjutnya” untuk masuk ke halaman pengajuan pinjaman. Isi data pengajuan (nominal pengajuan dan tenor).
  • Klik “Hitung angsuran” untuk melihat jumlah angsuran yang akan dibayar.
  • Klik “Ajukan pinjaman”. Setelah itu akan muncul halaman pengajuan informasi mengenai pinjaman disetujui atau tidak.

Setelah pengajuan ini, nasabah akan menjalani survei secara fisik. Kemudian, nasabah tetap harus datang ke kantor BRI terdekat untuk proses selanjutnya, salah satunya untuk tanda tangan dokumen.

Tonton: Skandal FH UI 27 Korban Dugaan Pelecehan Seksual Terungkap

Tabel angsuran KUR BRI 

Angsuran KUR BRI pada Mei 2026 lebih ringan dibandingkan bulan sebelumnya. Diberitakan Kompas.com, KUR BRI dengan pinjaman 1 juta, cicilan per bulan Rp 86.527 untuk tenor 1 tahun pada Mei 2026 ini. 

Jumlah itu turun dibandingkan periode Januari-Februari 2026, cicilan KUR BRI sebesar Rp 88.333 per bulan untuk pinjaman dan tenor yang sama.

Berikut perbandingan cicilan KUR BRI April 2026 dibandingkan awal tahun

Tabel KUR BRI Mei 2026

Pinjaman Rp 1 juta  
12 bulan: Rp 86.527  
18 bulan: Rp 58.685  
24 bulan: Rp 44.773  
36 bulan: Rp 30.877  
48 bulan: Rp 23.946  
60 bulan: Rp 19.801  

Tonton: Bahaya Indonesia Diduga Jadi Markas Baru Scammer Internasional

Pinjaman Rp 5 juta  
12 bulan: Rp 432.634  
18 bulan: Rp 293.425  
24 bulan: Rp 223.863  
36 bulan: Rp 154.385  
48 bulan: Rp 119.731  
60 bulan: Rp 99.006  

Pinjaman Rp 10 juta  
12 bulan: Rp 865.267  
18 bulan: Rp 586.850  
24 bulan: Rp 447.726  
36 bulan: Rp 308.771  
48 bulan: Rp 239.462  
60 bulan: Rp 198.012  

Tonton: Ketidakpastian Global Membuat Investor Lebih Hati-Hati Masuk ke Indonesia

Pinjaman Rp 20 juta:

12 bulan: Rp 1.730.535  
18 bulan: Rp 1.173.700  
24 bulan: Rp 895.452  
36 bulan: Rp 617.542  
48 bulan: Rp 478.925  
60 bulan: Rp 396.024  

Pinjaman Rp 30 juta  
12 bulan: Rp 2.595.802  
18 bulan: Rp 1.760.550  
24 bulan: Rp 1.343.177  
36 bulan: Rp 926.313  
48 bulan: Rp 718.387  
60 bulan: Rp 594.036  

Pinjaman Rp 40 juta  
12 bulan: Rp 3.461.070  
18 bulan: Rp 2.347.399  
24 bulan: Rp 1.790.903  
36 bulan: Rp 1.235.084  
48 bulan: Rp 957.850  
60 bulan: Rp 792.048  

Pinjaman Rp 50 juta  
12 bulan: Rp 4.326.337  
18 bulan: Rp 2.934.249  
24 bulan: Rp 2.238.629  
36 bulan: Rp 1.543.855  
48 bulan: Rp 1.197.312  
60 bulan: Rp 990.060  

PLN Bawa Kabar Baik! Satu PLTU Kembali Beroperasi, Pemadaman Bergilir Mulai Berkurang

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News



TERBARU
Terpopuler
Kontan Academy
Langganan Business Insight promo optimal Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

×