kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.954.000   50.000   1,72%
  • USD/IDR 16.853   10,00   0,06%
  • IDX 8.212   -53,08   -0,64%
  • KOMPAS100 1.158   -9,98   -0,85%
  • LQ45 830   -9,73   -1,16%
  • ISSI 295   -1,25   -0,42%
  • IDX30 432   -3,95   -0,91%
  • IDXHIDIV20 516   -4,82   -0,92%
  • IDX80 129   -1,21   -0,93%
  • IDXV30 142   -0,67   -0,47%
  • IDXQ30 139   -1,75   -1,24%

Penyaluran Kreidt Konsumsi oleh Perbankan Naik 4,6% pada Tahun Lalu


Senin, 07 Februari 2022 / 07:30 WIB
Penyaluran Kreidt Konsumsi oleh Perbankan Naik 4,6% pada Tahun Lalu

Reporter: Maizal Walfajri | Editor: Tendi Mahadi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Permintaan kredit konsumsi terus meningkat di sepanjang tahun lalu. Bank Indonesia (BI) mencatatkan pertumbuhan kredit konsumsi 4,6% year on year (yoy) menjadi Rp 1.677,2 triliun di 2021.

"Ini diakselerasi penyaluran kredit Pemilikan Rumah (KPR) yang meningkat 9,7% yoy menjadi Rp 572,3 triliun. Sedangkan kredit Multiguna tumbuh 3,1% yoy menjadi Rp 918,2 triliun pada 2021," mengutip Analisis Uang Beredar BI pada Minggu (6/2). 

Kendati demikian, kredit kendaraan bermotor (KKB) masih mengalami penurunan 6,2% yoy menjadi Rp 1006, triliun di sepanjang 2021. Namun, kinerja ini lebih baik dibandingkan penyaluran KKB di 2020 yang turun drastis mencapai 25,5% yoy. 

Baca Juga: Jadi Fokus Bisnis, BRI Catat 83,86% Penyaluran Kredit ke Sektor UMKM

Sedangkan penyaluran kredit sektor Properti pada Desember 2021 tumbuh 4,8% (yoy), lebih tinggi dibandingkan November 2021 (4,5%, yoy) terutama pada KPR/KPA dan kredit Konstruksi. 

Pertumbuhan KPR disebabkan oleh peningkatan KPR Tipe di atas 70 di DKI Jakarta dan Jawa Barat. Kredit Konstruksi tercatat tumbuh 0,8% yoy pada Desember 2021, terutama pada Konstruksi sub sektor Bangunan Jalan Tol di Jawa Tengah dan Jawa Barat.

Sementara itu, Kredit Real Estate masih mengalami pertumbuhan negatif -1,7%, yoy. Namun telah terjadi perbaikan penyaluran kredit Real Estate Perumahan Menengah, Besar Atau Mewah (Tipe Di atas 70) belum dapat mengimbangi perlambatan kredit Real Estate Perumahan Flat/Apartemen.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News



TERBARU

×