Peningkatan Suku Bunga Acuan BI Akan Berdampak pada Sektor-Sektor Ini

Rabu, 14 September 2022 | 08:45 WIB   Reporter: Bidara Pink
Peningkatan Suku Bunga Acuan BI Akan Berdampak pada Sektor-Sektor Ini


KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Bank Indonesia (BI) telah menaikkan suku bunga acuan sebesar 25 basis poin (bps) pada Agustus 2022.

Kepala Ekonom Bank Central Asia (BCA) David Sumual melihat, peningkatan suku bunga acuan ini bukan yang terakhir pada tahun ini.

Ada kemungkinan, BI masih mengerek suku bunga acuan secara bertahap, bahkan hingga awal tahun depan. David tak menampik, ini akan membawa dampak. Salah satunya, kepada sektor usaha. 

Baca Juga: Pembiayaan Multiguna Multifinance Masih Tersendat, Ini Penyebabnya

“Ada sektor usaha yang terdampak, yaitu mereka yang memiliki utang jangka pendek dan perlu pembiayaan kembali (refinancing). Kemudian, mereka yang perlu pendanaan jangka pendek, perlu memperhatikan pergerakan suku bunga,” tutur David kepada Kontan.co.id, Senin (12/9). 

David mencontohkan, sektor usaha yang mungkin terdampak adalah sektor konstruksi, ritel, manufaktur, juga mereka yang bergerak di sektor infrastruktur. 

Namun, David meyakini BI tidak akan menaikkan suku bunga acuan dengan agresif, alias akan secara bertahap. Selain itu, perbankan juga dinilai masih belum akan merespon peningkatan suku bunga acuan dengan cepat. Sehingga, masih ada kemungkinan sektor-sektor tersebut untuk bernapas lega. 

Baca Juga: Bunga Acuan Naik, Cicilan Hipotek Melambung Tinggi

Sektor usaha tersebut juga diyakini masih bisa tumbuh seiring dengan kondisi perekonomian yang cenderung stabil dan masih kuatnya permintaan masyarakat di tengah progres pemulihan ekonomi. Lebih lanjut, David pun memperkirakan suku bunga acuan BI mencapai 5%, setidaknya hingga awal tahun 2023.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Handoyo .

Terbaru