kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.900.000   50.000   1,75%
  • USD/IDR 17.015   -85,00   -0,50%
  • IDX 7.267   296,42   4,25%
  • KOMPAS100 1.005   46,87   4,89%
  • LQ45 733   31,10   4,43%
  • ISSI 260   10,04   4,03%
  • IDX30 399   16,60   4,34%
  • IDXHIDIV20 487   15,16   3,21%
  • IDX80 113   5,17   4,79%
  • IDXV30 134   4,04   3,10%
  • IDXQ30 129   4,44   3,57%

Pengumpulan zakat tahun ini diperkirakan mencapai Rp 17,3 triliun


Kamis, 18 November 2021 / 04:45 WIB

Reporter: Siti Masitoh | Editor: Khomarul Hidayat

KONTAN.CO.ID -  JAKARTA. Pengumpulan zakat di Indonesia terbilang tinggi. Itu sebabnya, World Giving Index (WGI) menempatkan Indonesia sebagai negara paling dermawan di dunia pada tahun 2020.

Menteri Keuangan Sri Mulyani mengatakan, pada 2020 nilai zakat masyarakat Indonesia terkumpul sebanyak Rp 12,17 triliun dan diperkirakan akan makin membesar pada tahun 2021 menjadi Rp 17,3 triliun.

“Dari laporan WGI 2020 menempatkan Indonesia di posisi pertama, yang menunjukkan tingginya tingkat kesadaran sosial dan kedermawanan masyarakat Indonesia terhadap zakat dan sedekah,” kata Sri Mulyani dalam Opening Ceremony AICIF 2021, The 9th ASEAN Universities International Conference on Islamic Finance secara virtual pada Rabu (17/11).

Baca Juga: Sri Mulyani sebut permintaan produk halal global 2020-2021 capai US$ 2,02 triliun

Ia menambahkan pengumpulan zakat melalui platform digital juga menunjukkan tren yang meningkat dan terkumpul sebanyak Rp 90 miliar pada 2020. Sehingga, menurutnya, digitalisasi juga sangat berperan penting dalam menggerakan masyarakat untuk turut berpartisipasi dalam mengumpulkan dana zakat.

“Hal ini telah menunjukkan bahwa digitalisasi dapat berperan penting dalam menggerakkan dana sosial islam,” kata dia. 

Selanjutnya: Sri Mulyani: Pandemi Covid-19 jika tidak segera diatasi akan jadi luka yang panjang

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News



TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kontan & The Jakarta Post Executive Pass

×