Pengguna BRImo Tumbuh Menjadi 22,37 Juta per Oktober 2022

Kamis, 01 Desember 2022 | 13:00 WIB   Reporter: Dina Mirayanti Hutauruk
Pengguna BRImo Tumbuh Menjadi 22,37 Juta per Oktober 2022


KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Transaksi digital banking PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BRI) meningkat semakin pesat. Volume transaksi mobile banking perseroan, BRImo, telah mencapai Rp 2.084 triliun per Oktober 2022.

Transaksi tersebut meningkat dua kali lipat dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Pertumbuhan itu sejalan dengan peningkatan pengguna BRImo sebesar 73,5% menjadi 22,37 juta.

Sementara frekuensi transaksinya mencapai 1.417 juta kali atau meningkat 118,1% pada periode Oktober 2021 yang baru tercatat sebanyak 649 juta transaksi.

Baca Juga: Kembangkan Super App, Bank Besar Terus Luncurkan Fitur-Fitur Baru

Direktur Bisnis Konsumer BRI Handayani mengungkapkan pertumbuhan positif transaksi BRImo tersebut tidak terlepas dari inovasi yang terus dikembangkan BRI untuk menjadikan mobile banking tersebut sebagai financial one stop solution bagi nasabah.

"BRI memiliki aspirasi menjadi Champion of Financial Inclusion pada 2025, diharapkan adanya BRImo ini semakin memudahkan masyarakat dalam mengakses layanan keuangan," kata Handayani dalam keterangan resminya, Rabu (30/11).

Peningkatan tersebut mendorong fee based income yang dihasilkan BRI pada kuartal III-2022 mencapai Rp 1,15 triliun atau tumbuh 108,9% dibandingkan posisi kuartal III-2021 yang sebesar Rp 553 miliar.

Lebih lanjut, Handayani mengungkapkan BRI secara berkelanjutan berupaya meningkatkan pendapatan berbasis fee di tengah momentum melesatnya transaksi digital.

"BRI juga mampu mencatat pertumbuhan fee based income yang semakin baik dengan ditopang meningkatnya transaksi secara digital dan kemudian berkat transformasi digital pula yang terus kami lakukan secara berkelanjutan," imbuhnya.

Baca Juga: Begini Jurus BRI untuk Mengoptimalkan Likuiditas Valas

Ke depan, BRI akan terus memperluas kolaborasi dengan beberapa startup financial technology (fintech) kenamaan di Indonesia. Hal ini dapat ditempuh lantaran business concern BRImo ke depan mengarah kepada peningkatan use case, daily needs transaction dan tentunya juga memberikan social impact bagi masyarakat.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Yudho Winarto

Terbaru