kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.577.000   7.000   0,27%
  • USD/IDR 16.838   20,00   0,12%
  • IDX 8.953   27,73   0,31%
  • KOMPAS100 1.233   5,97   0,49%
  • LQ45 872   4,78   0,55%
  • ISSI 324   0,89   0,27%
  • IDX30 443   2,38   0,54%
  • IDXHIDIV20 522   2,92   0,56%
  • IDX80 137   0,84   0,62%
  • IDXV30 145   0,91   0,63%
  • IDXQ30 142   0,50   0,35%

Pemerintah Waspadai Peningkatan Inflasi Jelang Ramadan dan Lebaran


Kamis, 02 Maret 2023 / 07:00 WIB
Pemerintah Waspadai Peningkatan Inflasi Jelang Ramadan dan Lebaran

Reporter: Ferry Saputra | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pemerintah akan mewaspadai peningkatan inflasi dari harga pangan atau volatile food menjelang Ramadan dan Lebaran.

Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) Suahasil Nazara menyampaikan pemerintah akan memastikan kecukupan adanya produksi, suplai hingga siap siaga dalam melakukan impor.

"Tentu yang mana diimpor, langkah mengimpor, dan timing menjadi sangat penting untuk dipikirkan," ucap dia dalam acara Pembukaan Rapat Kerja Kementerian Perdagangan, Rabu (1/3).

Baca Juga: Ini Sejumlah Komponen yang Mendorong Inflasi pada Februari 2023

Suahasil juga menerangkan pemerintah akan memastikan sejumlah barang, termasuk komoditas pangan, itu mencukupi ketersediaannya di dalam negeri dan hal itu menjadi perhatian yang sangat kuat.

Dia menyebut sejumlah cara tersebut menjadi sangat fundamental untuk dilakukan menjelang Ramadan dan Lebaran.

Sebagai informasi, inflasi Januari 2023 tercatat 5,28 Year on Year (YoY) atau sebesar 0,34%. Adapun inflasi volatile food, meliputi beras, cabai, ikan segar, bawang, kentang, dan minyak goreng.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News



TERBARU
Kontan Academy
Mastering Management and Strategic Leadership (MiniMBA 2026) Global Finance 2026

×