kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.954.000   14.000   0,48%
  • USD/IDR 16.817   -11,00   -0,07%
  • IDX 8.133   100,88   1,26%
  • KOMPAS100 1.146   14,31   1,26%
  • LQ45 828   7,29   0,89%
  • ISSI 288   4,65   1,64%
  • IDX30 431   4,00   0,94%
  • IDXHIDIV20 517   4,31   0,84%
  • IDX80 128   1,49   1,17%
  • IDXV30 141   1,36   0,97%
  • IDXQ30 140   1,18   0,85%

Pemerintah Targetkan 21 Juta Orang Dapat Vaksin Booster


Jumat, 07 Januari 2022 / 06:25 WIB
Pemerintah Targetkan 21 Juta Orang Dapat Vaksin Booster

Reporter: Achmad Jatnika | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID -   JAKARTA. Pemerintah berencana memulai program vaksinasi booster pada 12 Januari 2022 dengan target sasaran sebanyak 21 juta orang.

Koordinator Tim Pakar dan Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19, Wiku Adisasmito, dalam konferensi pers, Kamis (6/1), mengungkapkan bahwa vaksin booster akan diberikan untuk memperkuat kekebalan komunitas di daerah di mana kekebalan komunitas sudah mulai terbentuk. 

Sehingga, pemberian booster akan diprioritaskan untuk kabupaten atau kota yang capaian vaksinasinya sudah mencapai 70% untuk dosis pertama, dan 60% untuk dosis kedua.

Baca Juga: Satgas Penanganan Covid-19 Sebut Terjadi Peningkatan Kasus Dalam 14 Hari Terakhir

“Kami berharap untuk daerah yang belum memenuhi kriteria tersebut untuk dapat mengejar target vaksinasinya,” katanya.

Selain itu, vaksin booster saat ini akan diperuntukkan bagi masyarakat yang berusia di atas 18 tahun dan telah mendapatkan vaksinasi dosis kedua dengan jangka waktu lebih dari 6 bulan.

Ia juga menambahkan, bahwa menurut WHO, dari penelitian di Inggris dan Amerika Selatan, saat ini penularan varian omicron masih dapat menginfeksi orang yang sudah mempunyai kekebalan dari vaksinasi maupun dari infeksi yang diderita sebelumnya.

“Tetap terdapat kemungkinan untuk harian omicron dapat lolos dari imunitas tubuh tersebut. Beberapa studi yang lain menyatakan bahwa antibodi spesifik yang terbentuk berkurang kemampuannya dalam melindungi terhadap omikron namun jenis kekebalan lain masih mampu melindungi,” pungkasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News



TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! When (Not) to Invest

×