kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.664.000   -36.000   -1,33%
  • USD/IDR 17.842   -48,00   -0,27%
  • IDX 6.402   100,12   1,59%
  • KOMPAS100 829   5,89   0,72%
  • LQ45 632   5,12   0,82%
  • ISSI 223   5,51   2,54%
  • IDX30 354   2,79   0,80%
  • IDXHIDIV20 430   2,74   0,64%
  • IDX80 95   0,68   0,73%
  • IDXV30 119   1,18   1,00%
  • IDXQ30 112   0,79   0,71%

Pemerintah Tambah PMN BUMN Jadi Rp 30,7 Triliun untuk Tahun 2024


Senin, 11 September 2023 / 05:05 WIB

Reporter: Dendi Siswanto | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kementerian Keuangan (Kemenkeu) dan Panja A Badan Anggaran DPR RI menyepakati tambahan penyertaan modal negara (PMN) kepada Badan Usaha Milik Negara (BUMN) pada tahun depan.

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan, suntikan modal kepada BUMN pada tahun depan nilainya mencapai Rp 30,7 triliun. Anggaran tersebut meningkat Rp 12,1 triliun dari sebelumnya sebesar Rp 18,6 triliun dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2024.

"Untuk investasi BUMN dinaikan dari Rp 18,6 triliun menjadi Rp 30,7 triliun. Ada kenaikan Rp 12,1 triliun," ujar Sri Mulyani dalam Rapat Kerja bersama Badan Anggaran DPR RI, Kamis (7/9).

Baca Juga: Kemenkeu dan Banggar Sepakat Tambahan Belanja Negara Rp 21 Triliun untuk Pos Ini

Sri Mulyani bilang, penambahan anggaran sebesar Rp 12,1 triliun tersebut diperuntukkan untuk perusahaan karya pelat merah, yakni PT Hutama Karya (Persero) sebesar Rp 6,1 triliun dan PT Wijaya Karya (Persero) Tbk sebesar Rp 6 triliun.

Kendati begitu, bendahara Negara tersebut memastikan bahwa komposisi pembiayaan non utang RAPBN 2024 tetap sama, lantaran tambahan PMN senilai Rp 12,1 triliun tersebut bersumber dari cadangan pembiayaan investasi yang dialihkan ke PMN.

"Komposisinya saja yang berubah dalam pembahasan Panja A. Tidak ada perubahan total yaitu Rp 176,2 triliun, namun komposisi berubah dari cadangan pembiayaan dari Rp 25,8 triliun dinaikkan menjadi PMN pada BUMN sebesar Rp 12,1 triliun sehingga total PMN BUMN menjadi Rp 30,7 triliun, sedangkan cadangan pembiayaan turun menjadi Rp 13,7 triliun," jelasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News



TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

×