kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.606.000   -27.000   -1,03%
  • USD/IDR 18.010   -2,00   -0,01%
  • IDX 6.083   -24,98   -0,41%
  • KOMPAS100 798   -3,37   -0,42%
  • LQ45 607   -1,24   -0,20%
  • ISSI 210   -0,87   -0,41%
  • IDX30 343   -0,83   -0,24%
  • IDXHIDIV20 428   -0,49   -0,12%
  • IDX80 91   -0,32   -0,35%
  • IDXV30 117   -0,35   -0,30%
  • IDXQ30 110   -0,12   -0,11%

Pemerintah pantau 19 kota yang mengalamai kenaikan kasus Covid-19


Selasa, 23 November 2021 / 09:05 WIB

Reporter: Abdul Basith Bardan | Editor: Tendi Mahadi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pemerintah memantau 19 kota yang mengalami penambahan kasus positif virus corona (Covid-19). Meski penambahan kasus masih kecil, hal itu dilakukan untuk mengantisipasi adanya lonjakan yang besar. 

Kenaikan kasus yang dipantau ditujukan pada daerah yang mengalami kenaikan selama 2 minggu berturut-turut. "Jadi kurang lebih ada 19 kota yang kita monitor secara ketat, kita surveillance secara ketat karena ada kenaikan kasus," ujar Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin saat konferensi pers, Senin (22/11).

Budi bilang terdapat 16 kota yang mengalami kenaikan kasus selama 2 pekan berturut-turut. Selain itu ada 1 kota yang mengalami kenaikan selama 3 minggu dan 2 kota mengalami kenaikan selama 4 minggu.

Salah satu penyebab naiknya kasus dikarenakan lemahnya tracing dan testing. Oleh karena itu pemerintah mengimbau untuk peningkatan kembali upaya testing dan tracing kasus Covid-19.

Baca Juga: Pemerintah naikkan level PPKM daerah dengan tingkat vaksinasi kurang dari 50%

Pemerintah juga meningkatkan antisipasi mencegah lonjakan kasus menjelang akhir tahun. Adanya libur natal dan tahun baru (Nataru) berpotensi meningkatkan kasus. "Harus hati-hati dan waspada terutama menghadapi Nataru ini," ungkap Budi.

Ia juga menyampaikan kondisi pandemi Covid-19 di sejumlah negara. Di Eropa seluruh negara mengalami lonjakan kasus yang didominasi oleh mutasi dari varian delta Covid-19.

Meski begitu, Indonesia masih optimis dapat menjaga landainya kasus Covid-19 saat ini. Pasalnya dari sejumlah negara yang mengalami lonjakan kasus Covid-19 akibat varian delta sebelumnya hanya Sri Lanka yang kembali mengalami kenaikan sementara lainnya masih landai termasuk Indonesia.

Selanjutnya: UPDATE Corona Indonesia, 22 November: Tambah 186 kasus baru, tetap jaga prokes

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News



TERBARU
Kontan Academy
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS [Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI

×