kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.800.000   35.000   1,27%
  • USD/IDR 17.668   -8,00   -0,05%
  • IDX 6.095   -223,56   -3,54%
  • KOMPAS100 805   -27,79   -3,34%
  • LQ45 616   -14,28   -2,26%
  • ISSI 214   -11,19   -4,97%
  • IDX30 352   -8,00   -2,22%
  • IDXHIDIV20 439   -9,68   -2,16%
  • IDX80 93   -3,02   -3,15%
  • IDXV30 121   -3,14   -2,53%
  • IDXQ30 115   -2,35   -2,00%

Pemerintah Inggris menambah 114 juta dosis vaksin Covid-19 dari Moderna dan Pfizer


Jumat, 03 Desember 2021 / 07:40 WIB

Reporter: Ferrika Sari | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID - INGGRIS. Inggris setuju untuk membeli tambahan 114 juta dosis vaksin Covid-19 dari Moderna Inc, Pfizer Inc. dan BioNTech SE. Hal ini untuk mengamankan pasokan di tengah munculnya varian omicron. 

Melansir dari Bloomberg, Kamis (2/12), kontrak kerja sama itu dipercepat karena munculnya virus baru. Menteri Kesehatan Inggris Sajid Javid mengatakan, vaksin akan dikirim pada 2022 dan 2023, termasuk akses vaksin yang dimodifikasi untuk mengatasi Omicron. 

"Kesepakatan itu akan membuktikan masa depan terkait peluncuran vaksin di Inggris," kata Javid. 

Baca Juga: Imbau tak ke luar negeri, pemerintah tambah masa karantina dari 7 hari jadi 10 hari

Kesepakatan terbaru ini adalah kemenangan besar bagi Moderna, yang akan memasok 60 juta dari 114 juta dosis. Itu lebih dari tiga kali total kontrak perusahaan yang ada dengan Inggris.  Sejauh ini belum memperbarui pengaturan pasokannya dengan Moderna.

Kontrak tersebut melebihi 35 juta dosis Pfizer yang dipesan pada Agustus lalu untuk pengiriman pada paruh kedua 2022. Kontrak tersebut termasuk dari Novavax Inc, GlaxoSmithKline Plc dan Sanofi yang diharapkan terealisasi pada tahun depan. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News



TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

×