Nasional

Pemerintah ambil langkah lebih tegas lagi soal teror di Sigi

Selasa, 01 Desember 2020 | 05:40 WIB   Reporter: Abdul Basith Bardan
Pemerintah ambil langkah lebih tegas lagi soal teror di Sigi


KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan Mahfud MD mengatakan, pemerintah akan mengambil langkah lebih tegas terkait aksi teror di Sigi, Sulawesi Tengah.

Hal itu disampaikan Mahfud usai rapat dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi), Senin (30/11). Mahfud bilang, sebelumnya pemerintah telah tegas terkait peristiwa di Sigi, dan akan semakin tegas ke depan.

"Tegasnya kita akan mengambil langkah-langkah yang tegas. Sudah mengambil langkah-langkah yang tegas dan akan diteruskan secara lebih tegas lagi," ujar Mahfud dalam keterangan resmi, Senin (30/11).

Mahfud telah menggelar rapat bersama dengan sejumlah instansi. Antara lain dengan TNI, Polri, Kejaksaan Agung, Badan Intelijen Negara (BIN), serta Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT).

Baca Juga: Kasus pembunuhan di Sigi, anggota komisi I minta selesaikan Perpres Pelibatan TNI

Pemerintah menjamin seluruh warga Indonesia terutama di wilayah Sigi. Aparat keamanan pun telah disiapkan untuk jaminan tersebut.

"Pemerintah juga memerintahkan kepada aparat keamanan untuk memperkuat dan memperketat penjagaan serta pengamanan terhadap warga dari ancaman terorisme dan pihak-pihak yang ingin mengacau keamanan dan ketertiban di wilayah itu," terang Mahfud.

Mahfud kembali menyampaikan sikap pemerintah yang menyesalkan dan mengutuk keras tindakan teror, kekerasan, dan kekejian yang dilakukan oleh kelompok teroris Mujahidin Indonesia Timur, dalam hal ini kelompok Ali Kalora.

Ia menegaskan, aksi itu bukan gerakan keagamaan tetapi gerakan kejahatan, terhadap sebuah keluarga di Kecamatan Palolo, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah yang menyebabkan jatuhnya korban jiwa dan luka-luka.

Pemerintah menyampaikan duka yang mendalam kepada keluarga korban. Pemerintah telah bertemu dengan keluarga korban dan juga sudah melakukan langkah-langkah untuk pemulihan atau trauma healing.

 

Selanjutnya: Pemerintah mengutuk pelaku pembantaian di Sigi, Sulawesi Tengah

 

Editor: Khomarul Hidayat


Terbaru