kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.675.000   10.000   0,38%
  • USD/IDR 16.910   28,00   0,17%
  • IDX 9.075   42,82   0,47%
  • KOMPAS100 1.256   8,05   0,64%
  • LQ45 889   7,35   0,83%
  • ISSI 330   0,23   0,07%
  • IDX30 452   3,62   0,81%
  • IDXHIDIV20 533   4,12   0,78%
  • IDX80 140   0,85   0,61%
  • IDXV30 147   0,15   0,10%
  • IDXQ30 145   1,19   0,83%

Peluang Emas! Durian Indonesia Mulai Dominasi Pasar Olahan Tiongkok


Jumat, 16 Januari 2026 / 05:27 WIB
Peluang Emas! Durian Indonesia Mulai Dominasi Pasar Olahan Tiongkok
ILUSTRASI. Tiongkok menunjukkan minat tinggi terhadap durian olahan bernilai tambah dari Indonesia. Ekspor perdana ini menjadi langkah strategis. (dok./Kontan)

Reporter: Chelsea Anastasia | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

KONTAN.CO.ID - Indonesia resmi mencatatkan ekspor perdana durian beku ke pasar Tiongkok. Perusahaan asal Sulawesi Tengah, PT Amerta Nadi Agro Cemerlang, berhasil mengekspor sebanyak 23 ton durian beku dengan nilai mencapai US$ 123,84 ribu atau sekitar Rp 2,08 miliar pada Selasa (6/1/2026).

Atase Perdagangan (Atdag) RI Beijing Kementerian Perdagangan, Budi Hansyah, menyampaikan bahwa masuknya durian beku Indonesia ke pasar Tiongkok telah memperoleh persetujuan dari Badan Karantina RI. Proses ekspor juga dilakukan sesuai ketentuan kepabeanan dan melalui pengawasan karantina yang berlaku.

“Hal ini menegaskan kepercayaan otoritas Tiongkok terhadap sistem karantina serta jaminan mutu produk pertanian Indonesia,” jelas Budi dalam keterangan resmi, Kamis (15/1/2026).

Durian beku asal Indonesia tersebut selanjutnya akan diolah menjadi berbagai produk bernilai tambah, seperti durian potong bercangkang, daging durian beku, durian kering, durian kering beku, hingga pasta durian. Produk-produk ini akan didistribusikan ke berbagai wilayah di Tiongkok yang memiliki permintaan tinggi terhadap olahan durian.

Melihat besarnya potensi pasar durian olahan di Tiongkok, Budi mendorong para pelaku usaha Indonesia untuk lebih aktif menjajaki peluang ekspor produk durian bernilai tambah.

Baca Juga: Selamat Isra Mikraj, Kirimkan Ucapan Berikut untuk Perkuat Ukhuwah Islamiyah

“Pasar Tiongkok menunjukkan minat tinggi terhadap varian produk seperti durian kering hingga pasta durian. Dengan produk bernilai tambah, daya saing produk lokal Indonesia di pasar internasional akan semakin meningkat,” ujar Budi.

Sebagai informasi, total perdagangan Indonesia dengan Tiongkok pada periode Januari–November 2025 tercatat mencapai US$ 138,34 miliar, meningkat 12,52% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Sementara itu, nilai ekspor Indonesia ke Tiongkok mencapai US$ 60,30 miliar.

Tonton: Utang Luar Negeri Indonesia Mengalami Penurunan, Apa Penyebabnya?

Ekspor perdana durian beku ini menjadi langkah strategis dalam memperluas pasar produk hortikultura Indonesia, sekaligus memperkuat posisi Indonesia sebagai pemasok produk pangan bernilai tambah di pasar global.

Selanjutnya: Wamenhaj: Integritas Petugas Jadi Penentu Sejarah Baru Haji Indonesia

Menarik Dibaca: Hemat Maksimal! Subway & Domino's Pizza Tawarkan Paket Makan Rame-Rame Super Murah

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News



TERBARU
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Foreign Exchange & Hedging Strategies Investing From Zero

×