kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.597.000   -16.000   -0,61%
  • USD/IDR 17.998   74,00   0,41%
  • IDX 6.148   -94,03   -1,51%
  • KOMPAS100 799   -14,31   -1,76%
  • LQ45 612   -9,30   -1,50%
  • ISSI 212   -3,34   -1,55%
  • IDX30 339   -4,87   -1,42%
  • IDXHIDIV20 427   -2,25   -0,52%
  • IDX80 91   -1,67   -1,79%
  • IDXV30 116   -0,86   -0,73%
  • IDXQ30 110   -0,92   -0,84%

Pasar Keuangan Global Terdampak Kasus SVB, Ini Persiapan Gubernur BI


Jumat, 17 Maret 2023 / 04:05 WIB

Reporter: Bidara Pink | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Bank Indonesia memandang, mencuatnya kasus penutupan tiga bank di negara maju, akan meningkatkan ketidakpastian pasar keuangan global. 

Sebelumnya, keruntuhan dimulai dari Bank Silicon Valley di Amerika Serikat (AS). Kemudian ini turut menggoyang kedudukan Bank Signature dan disusul Bank Silvergate.  

Gubernur BI Perry Warjiyo mengungkapkan, ketidakpastian ini akan menghambat aliran masuk modal asing ke negara berkembang. 

Baca Juga: Menakar Dampak Kegagalan Silicon Valley Bank Terhadap Perbankan di Indonesia

"Sehingga, ini akan meningkatkan tekanan pelemahan nilai tukar di berbagai negara," tutur Perry dalam konferensi pers di Jakarta, Kamis (16/3). 

Perry menyiratkan, ini juga akan membawa dampak kepada Indonesia. Dengan demikian, otoritas akan memasang kuda-kuda untuk menjaga Indonesia. 

Dalam hal ini, Perry mengatakan BI akan memperkuat langkah stabilitas nilai tukar rupiah untuk memitigasi ketidakpastian pasar keuangan global tersebut. 

"Kami akan memperkuat stabilisasi rupiah untuk memitigasi ketidakpastian pasar keuangan global, termasuk dampak rambatan penutupan bank di AS terhadap pasar keuangan domestik dan nilai tukar rupiah," tandasnya. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News



TERBARU
Terpopuler
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

×