Reporter: Adi Wikanto | Editor: Adi Wikanto
KONTAN.CO.ID - Jakarta. Organisasi kemasyarakatan Gerakan Rakyat resmi menetapkan diri menjadi partai politik. Partai Gerakan Rakyat mendukung Anies Rasyid Baswedan menjadi Presiden Republik Indonesia pada pemilu mendatang.
Harapan tersebut disampaikan langsung oleh Ketua Umum Partai Gerakan Rakyat, Sahrin Hamid, dalam pidato perdananya usai deklarasi partai di Hotel Aryaduta, Jakarta, Minggu (18/1/2026). Acara tersebut merupakan bagian dari Rapat Kerja Nasional (Rakernas) I Gerakan Rakyat dan disiarkan secara langsung melalui kanal YouTube resmi Gerakan Rakyat.
“Satu hal kita menginginkan Indonesia lebih adil dan makmur, dan yang kedua kita menginginkan bahwa pemimpin nasional kita nanti, insyaallah, adalah Anies Rasyid Baswedan,” ujar Sahrin di hadapan peserta Rakernas.
Baca Juga: CELIOS Sebut RI Kalah Saing di ASEAN, Pertumbuhan Ekonomi Diprediksi Mentok 5%
Menurut Sahrin, deklarasi Partai Gerakan Rakyat merupakan ikhtiar kolektif untuk menghadirkan alat perjuangan politik yang benar-benar berpihak pada kepentingan rakyat. Ia menegaskan, partai ini lahir dari semangat bersama para anggota Gerakan Rakyat yang berasal dari berbagai daerah di Indonesia dengan tekad yang sama.
“Hari ini adalah hari yang sangat bersejarah. Sebuah hari di mana kerinduan terhadap kekuatan politik alternatif diwujudkan. Partai ini lahir dari orang-orang kecil, dari rakyat biasa,” kata Sahrin.
Ia menambahkan, seluruh peserta Rakernas hadir dengan satu tujuan yang sama, yakni menghadirkan partai politik yang berkomitmen memperjuangkan kehendak dan kepentingan rakyat secara nyata.
Keputusan mendirikan partai politik, lanjut Sahrin, merupakan langkah besar yang telah melalui proses panjang sejak 2023. Gerakan Rakyat terlebih dahulu dideklarasikan sebagai organisasi kemasyarakatan pada 2025, sebelum akhirnya pada awal 2026 menetapkan diri menjadi partai politik.
“Kita memulai perjalanan ini sejak 2023, lalu 2024, 2025 mendeklarasikan Gerakan Rakyat sebagai ormas. Dan di awal 2026, melalui Rakernas, kita menetapkan berdirinya partai politik bernama Partai Gerakan Rakyat,” jelasnya.
Tonton: IHSG Tembus 9.000, tapi Asing Tidak Tertarik?
Sebagai informasi, keputusan transformasi Gerakan Rakyat menjadi partai politik diambil melalui musyawarah dalam Rakernas I yang berlangsung sejak Sabtu (17/1/2026). Pimpinan Sidang Rakernas, Muhammad Ridwan, mengatakan keputusan tersebut disepakati secara mufakat dalam sidang pleno hari kedua.
“Perkumpulan Gerakan Rakyat mendirikan sebuah partai politik dengan nama Partai Gerakan Rakyat. Setuju?” ujar Ridwan, yang langsung disambut persetujuan seluruh peserta Rakernas.
Dalam Rakernas tersebut, Gerakan Rakyat juga secara resmi menetapkan Sahrin Hamid sebagai Ketua Umum Partai Gerakan Rakyat untuk masa bakti 2026–2031. Sahrin juga diberi mandat untuk membentuk struktur kepengurusan partai di seluruh wilayah Indonesia.
“Dengan demikian, sah Bung Sahrin Hamid sebagai Ketua Umum Partai Gerakan Rakyat,” pungkas Ridwan.
Sumber: https://nasional.kompas.com/read/2026/01/18/18100541/deklarasi-jadi-parpol-gerakan-rakyat-ingin-anies-baswedan-jadi-presiden.
Selanjutnya: Pentagon Siapkan 1.500 Tentara untuk Antisipasi Kerusuhan di Minnesota
Menarik Dibaca: Film Populer Letterboxd Minggu Ini, The Housemaid Masih di Daftar
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News












![[Intensive Workshop] Foreign Exchange & Hedging Strategies](https://fs-media.kontan.co.id/kstore/upload/brand_images/brand_images_17122515210200.jpg)
