Ekonomi

Okupansi Eastparc Hotel tercatat hanya 30% akibat pemberlakuan PPKM

Selasa, 19 Januari 2021 | 11:10 WIB   Reporter: Sugeng Adji Soenarso
Okupansi Eastparc Hotel tercatat hanya 30% akibat pemberlakuan PPKM

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Eastparc Hotel Tbk akui dampak penerapan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) memberikan dampak yang signifikan terhadap keterisian hotel (okupansi).

"Penerapan PPKM pasti akan berdampak pada sektor pariwisata, hal ini juga berdampak untuk tingkat hunian kamar kami," ujar Direktur Eastparc Hotel Wahyudi Eko Sutoro kepada kontan.co.id, Senin (18/1).

Menurutnya, di tengah low season penerapan PPKM juga turut memberikan kontribusi terhadap tekanan okupansi hotel. Ia memaparkan saat ini okupansi hotelnya berada di level 25%-30%.

Oleh sebab itu, Yudi menilai jika kondisi ini terus berlanjut akan menekan target perusahaan. "Jika kondisi terus menerus seperti ini pasti akan menekan target," akunya.

Baca Juga: Ada PPKM, ekonom ini proyeksikan ekonomi Indonesia bisa minus 1% di kuartal I

Adapun, emiten berkode saham EAST di Bursa Efek Indonesia (BEI) ini membidik target okupansi 65%-70% sepanjang tahun ini. Dari sana, perusahaan membidik pendapatan sebesar Rp 36 miliar - Rp 48 miliar dengan laba sebelum pajak sebesar Rp 8 miliar - Rp 14 miliar.

Beberapa upaya yang dilakukan perusahaan juga antara lain dengan menjual voucher staycation, memperkuat penjualan melalui online atau digital. Selain itu, sambungnya, Eastpark juga telah menambah fasilitas wisata lainnya, terbaru ada aquaparc dan kids outbound untuk segmen tamu keluarga.

Sebelumnya, Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) memaparkan industri perhotelan dan restoran kian kritis. Secara rata-rata PHRI mencatat okupansi nasional berada di level 20%. Bahkan, PHRI melihat saat ini sudah banyak hotel-hotel yang mulai dijual.

Selanjutnya: Ekonom Bank Permata prediksi ekonomi akan pulih di kuartal II, ini syaratnya

 

Editor: Handoyo .


Terbaru