kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.613.000   23.000   0,89%
  • USD/IDR 17.924   -15,00   -0,08%
  • IDX 6.242   -56,72   -0,90%
  • KOMPAS100 813   -5,85   -0,71%
  • LQ45 621   -2,15   -0,35%
  • ISSI 215   -3,31   -1,52%
  • IDX30 344   -1,09   -0,32%
  • IDXHIDIV20 429   0,02   0,00%
  • IDX80 93   -0,53   -0,57%
  • IDXV30 116   -0,90   -0,76%
  • IDXQ30 111   -0,10   -0,09%

Nilai Tukar Petani Turun pada Bulan Lalu, Ini Alasannya


Rabu, 03 Mei 2023 / 06:05 WIB

Reporter: Maria Gelvina Maysha | Editor: Tendi Mahadi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Nilai tukar Petani (NPT) pada April 2023 tercatat sebesar 110,58 atau turun 0,24% dibandingkan Maret 2023.

“Penurunan ini terjadi karena indeks harga yang diterima petani turun sebesar 0,12%, sementara indeks harga yang harus dibayar petani mengalami kenaikan 0,13%,” ujar Kepala Badan Pusat Statistik Marga Yuwono di Jakarta, Selasa (2/5).

Adapun yang memengaruhi penurunan indeks yang diterima petani secara nasional itu terjadi karena penurunan harga pada komoditas kelapa sawit, cabe rawit, cabe merah, bawang merah, dan gabah.

Baca Juga: Jumlah Perjalanan Wisatawan Nusantara Tahun 2022 Sudah Melampaui Pra Covid-19

Sedangkan jika dilihat menurut sub sektor, peningkatan NTP tertinggi terjadi pada sub sektor perikanan, terutama pada nelayan yang naik 0,79%. Sementara itu penurunan NTP terjadi pada sub sektor holtikultura yang turun sebesar 3,58%.

Berdasarkan wilayah, tercatat sebanyak 18 provinsi alami kenaikan NTP dengan kenaikan tertinggi terjadi di Sumatera Selatan yang meningkat 1,15%.

Sementara terdapat 16 provinsi yang alami penurunan NTP dan yang paling mengalami penurunan terbesar terjadi di Provinsi Riau dengan angka 2,42%.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News



TERBARU

×