kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45919,51   10,20   1.12%
  • EMAS1.350.000 0,52%
  • RD.SAHAM 0.05%
  • RD.CAMPURAN 0.03%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.00%

Nilai Transaksi QRIS di BRI Naik Signifikan pada Februari 2023


Selasa, 04 April 2023 / 09:15 WIB
Nilai Transaksi QRIS di BRI Naik Signifikan pada Februari 2023

Reporter: Maizal Walfajri | Editor: Tendi Mahadi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk mencatatkan nilai transaksi QRIS menjadi Rp1,5 triliun di Februari 2023. Corporate Secretary BRI Aestika Oryza Gunarto menyatakan nilai itu melesat 1300% year on year (YoY)  atau meningkat Rp 1,4 triliun dari Rp 108 miliar di Februari 2022.

Ia menyatakan nasabah transaksi paling banyak menggunakan QRIS untuk pembelian barang atau jasa dari masyarakat ke pedagang/merchant. Terkait QRIS antar negara, BRI melihat dapat mengurangi ketergantungan penggunaan dolar karena transaksi QRIS crossborder menggunakan Local Currency Settlement (LCS) atau mata uang di negara setempat. 

“Selain itu penggunaan QRIS akan meningkatkan efisiensi dalam bertransaksi karena tidak membutuhkan uang fisik sehingga transaksi bisa dilakukan dengan lebih cepat dan praktis. Untuk mendukung inisiatif QRIS crossborder, QRIS BRI telah dapat menerima pembayaran masyarakat antar negara, saat ini untuk masyarakat negara Thailand, dan akan terus diperluas ke negara lainnya,” ujar Aestika kepada Kontan.co.id pada pekan lalu.

Lanjut ia,  ini seiring dengan semakin meningkatnya jumlah wisatawan mancanegara yang datang ke Indonesia maka akan semakin tinggi potensi transaksi pembayaran yang menggunakan QRIS crossborder. Aestika menambahkan BRI telah siap untuk semakin memperluas jaringan QRIS dan meningkatkan penetrasi QRIS pada merchant.

Baca Juga: Jumlah Pengguna Aplikasi Bank Aladin Tembus Rp 1,7 Juta

“Di sisi lain, BRI juga terus melakukan pengembangan pada platform BRImo agar Nasabah BRI dapat bertransaksi pada merchant QRIS di negara lain.  BRI akan terus memberikan kemudahan kepada masyarakat dalam bertransaksi secara cashless,” jelasnya. 

Sebagai upaya meningkatkan literasi keuangan, BRI menargetkan akan mencapai sales volume QRIS pada tahun 2023 sebesar Rp 5 Triliun atau meningkat 55% dibandingkan tahun 2022.  Guna mencapai target itu, BRI akan meningkatkan akuisisi Nasabah dan penetrasi user BRImo agar Nasabah bisa bertransaksi secara digital.

Lalu, memperluas jaringan QRIS dengan meningkatkan penetrasi QRIS pada merchant. Juga memperkuat sistem dan menjaga reliability baik terhadap QRIS.

“Terus memberikan edukasi kepada Nasabah dan merchant untuk terus menggunakan QRIS sebagai alat pembayaran. Juga meluncurkan BRI Merchant Apps untuk mempermudah merchant untuk tracking transaksi dan meningkatkan awareness terhadap keuangan merchant,” pungkasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News



TERBARU

×