kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.557.000   3.000   0,12%
  • USD/IDR 18.117   -72,00   -0,40%
  • IDX 5.016   96,41   1,96%
  • KOMPAS100 647   14,92   2,36%
  • LQ45 513   11,90   2,37%
  • ISSI 166   2,60   1,60%
  • IDX30 289   5,98   2,11%
  • IDXHIDIV20 388   6,14   1,60%
  • IDX80 75   1,70   2,33%
  • IDXV30 108   1,43   1,35%
  • IDXQ30 97   1,92   2,02%

Nilai menteri-menteri ekonomi Kabinet Indonesia Maju di mata pengusaha


Selasa, 22 Desember 2020 / 05:30 WIB

Reporter: Abdul Basith Bardan | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pelaku usaha menilai kinerja menteri ekonomi dalam Kabinet Indonesia Maju (KIM) tak cemerlang. Pembantu Presiden Joko Widodo pada periode kedua kali ini disebut berada pada nilai rata-rata. Meski tidak buruk, kinerja menteri juga tidak disebut cemerlang.

"Kinerjanya hampir semua rata-rata, tidak menonjol tidak terhitung buruk juga," ujar Ketua Umum Gabungan Perusahaan Eksportir Indonesia (GPEI) Benny Soetrisno saat dihubungi Kontan.co.id, Senin (21/12).

Meski begitu, di antara sejumlah menteri, Benny menyebut Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto memiliki kinerja yang lebih baik.

Baca Juga: Harapan pelaku usaha untuk pengganti Menteri Kelautan dan Perikanan

"Di antara yang standar yang lebih baik Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian," terang Benny.

Selama pandemi virus corona (Covid-19), Airlangga menjabat sebagai Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN). KPC merumuskan kebijakan guna mempercepat penanganan Covid-19 dan memulihkan dampak ekonomi yang ditimbulkan.

Sebagai informasi, akibat pandemi Indonesia mengalami tekanan ekonomi. Pertumbuhan ekonomi Indonesia mengalami kontraksi selama 2 kuartal berturut-turut yakni pada kuartal sebesar minus 5,32% dan kuartal ketiga minus 3,49%.

Selanjutnya: Soal reshuffle kabinet, Hipmi berharap Jokowi pilih menteri yang pro pertumbuhan

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News



TERBARU
11.11
Kontan Academy
[Executive Education Program] Sustainable Development and ESG Leadership Mitigasi Risiko SP2DK dan Pemeriksaan Pajak

×