Global

Myanmar memulai program vaksinasi Covid-19 dengan prioritas para petugas kesehatan

Kamis, 28 Januari 2021 | 01:05 WIB   Reporter: Handoyo
Myanmar memulai program vaksinasi Covid-19 dengan prioritas para petugas kesehatan

KONTAN.CO.ID - YANGON. Myanmar meluncurkan program vaksinasi COVID-19 pada Rabu, dengan staf perawatan kesehatan dan relawan pekerja medis yang pertama menerima suntikan vaksin AstraZenca dan Universitas Oxford yang disumbangkan oleh India.

Negara Asia Tenggara itu berhasil menahan jumlah kasus COVID-19 di awal pandemi, tetapi sekarang memerangi gelombang kedua, mencatat lebih dari 138.000 kasus dan 3.082 kematian.

Pekan lalu, Myanmar menerima 1,5 juta dosis vaksin yang diproduksi oleh Serum Institute of India, di tengah upaya diplomatik oleh New Dehli untuk memasok negara-negara tetangga seperti saingan regional China juga telah menjanjikan pengiriman vaksin.

“Ini seharusnya menciptakan situasi untuk mengurangi tingkat infeksi, jadi ini sangat melegakan bagi petugas kesehatan,” kata Tun Myint, seorang pejabat kementerian kesehatan yang mengawasi vaksinasi di Rumah Sakit Umum Yangon.

Baca Juga: Italia minta Uni Eropa tindak tegas Pfizer, ini penyebabnya

Jumlah kasus COVID-19 baru setiap hari telah menurun baru-baru ini, meskipun para ahli medis mengatakan tidak mungkin memberikan gambaran lengkap mengingat tingkat pengujian yang relatif rendah.

"Kami sangat lelah dari perjuangan panjang melawan pandemi", kata pekerja medis sukarela Khant Ko Ko, yang menerima suntikan vaksin di Ayeyarwady Center, sebuah fasilitas di Yangon tempat pasien virus corona dirawat.

Sistem perawatan kesehatan Myanmar yang rapuh sangat bergantung pada ribuan sukarelawan untuk membantu selama pandemi.

Phone Min Khant, relawan lainnya, mengatakan dia merasa senang mendapatkan vaksin dan senang bahwa Myanmar adalah salah satu negara pertama di Asia Tenggara yang meluncurkan program imunisasi.

Kelompok berikutnya yang akan disuntik adalah anggota parlemen pada hari Jumat dan Sabtu, kata kementerian kesehatan.

Selanjutnya: Korea Selatan melaporkan lonjakan besar kasus COVID-19

 

Editor: Handoyo .
Terbaru