Muncul Fenomena Perjalanan Balas Dendam di Korea Selatan, Apa Maksudnya?

Jumat, 01 April 2022 | 11:22 WIB Sumber: Reuters
Muncul Fenomena Perjalanan Balas Dendam di Korea Selatan, Apa Maksudnya?


KONTAN.CO.ID - SEOUL. Korea Selatan melonggarkan aturan perjalanan kepada warganya. Tak pelak, momen ini langsung dimanfaatkan warga Korsel untuk berwisata. 

Melansir Reuters, setelah menghabiskan dua tahun menjauhkan diri secara sosial di negara asalnya, Korea Selatan, Kim Hoe-jun memesan penerbangan menit terakhir ke Hawaii, tempat ia menikmati bulan madu enam tahun lalu.

"Saya baru beli tiketnya seminggu yang lalu. Rasanya seperti menebus dua tahun tidak bisa pergi ke luar negeri sesering dulu sebelum Covid-19," katanya, sebelum naik pesawat dari Bandara Internasional Incheon pada hari Jumat.

Kim dan istrinya termasuk di antara orang Korea Selatan yang bergabung dengan terburu-buru untuk "perjalanan balas dendam". Ini merupakan sebuah istilah yang telah menjadi tren di media sosial ketika orang-orang berebut memesan perjalanan ke luar negeri yang tertunda oleh pembatasan virus corona.

Ledakan pemesanan tiket dimulai setelah 21 Maret ketika Korea Selatan mencabut karantina wajib tujuh hari untuk pelancong yang divaksinasi penuh yang datang dari sebagian besar negara. 

Baca Juga: Korea Utara Diduga Luncurkan Rudal, Tapi Gagal Total

Pembatasan telah dilonggarkan tahun lalu tetapi diberlakukan kembali pada bulan Desember karena penyebaran varian Omicron yang sangat menular.

Negara ini sebagian besar telah membatalkan upaya pelacakan dan penahanan yang dulu agresif meskipun ada rekor gelombang Covid-19. Itu artinya, Korea Selatan bergabung dengan daftar negara-negara Asia yang terus melonggarkan aturan karantina, termasuk Singapura, Jepang, Australia, dan Selandia Baru.

Warga Korea sekarang tampak lebih siap untuk bepergian. Jajak pendapat menunjukkan, orang-orang tak terlalu khawatir tentang implikasi dari tertular virus.

Penjualan tiket penerbangan luar negeri pada tanggal 11 Maret 2022, unit e-commerce SK Telecom Co Ltd, operator seluler top Korea Selatan, naik lebih dari delapan kali lipat dibandingkan dengan tahun sebelumnya antara 11 Maret hingga 27 Maret, ketika pencabutan karantina diumumkan, kata perusahaan itu.

Baca Juga: Aturan Baru Perjalanan Domestik: Tes PCR dan Antigen Tak Jadi Syarat

Kim Na-yeon, 27 tahun, bersemangat untuk kembali ke Hawaii tempat dia dulu tinggal.

"Saya tidak berani bepergian bahkan di Korea karena Covid-19," katanya. "Tapi sekarang saya merasa sedikit lebih bebas dengan pengecualian itu, jadi saya memutuskan untuk pergi bertemu teman lama dan jalan-jalan."

Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

Terbaru