kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45987,90   -2,03   -0.21%
  • EMAS1.164.000 0,00%
  • RD.SAHAM 0.05%
  • RD.CAMPURAN 0.03%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.00%

Multifinance Menuai Berkah dari Banyaknya Mobil Baru yang Dirilis


Rabu, 24 Agustus 2022 / 07:45 WIB
Multifinance Menuai Berkah dari Banyaknya Mobil Baru yang Dirilis

Reporter: Adrianus Octaviano | Editor: Handoyo .

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Memasuki periode semester II tahun ini, beberapa produsen mobil ramai-ramai merilis tipe kendaraan baru. Terlebih, pada event GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2022 yang terlaksana pekan lalu mencatat setidaknya ada 30 mobil baru.

Hal tersebut menjadi angin segar bagi pemain multifinance yang memiliki bisnis utama di pembiayaan mobil baru. Sebab, sebelumnya mereka mewaspadai stimulus PPnBM yang segera berakhir ditambah kondisi inflasi terus merangkak naik.

“Adanya tipe-tipe baru ini, menurut perkiraan saya sekitar 20% akan mendorong pembelian mobil baru,” ujar Direktur Utama Clipan Finance Harjanto Tjitohardjojo kepada KONTAN, Selasa (23/8).

Baca Juga: Era Digital, Multifinance Tetap Agresif Tambah Cabang

Sebagai informasi, beberapa mobil baru yang dirilis oleh produsen-produsen mobil, antara lain, Wuling AirEV, Hyundai Stargezer & New Palisade, Honda New HRV, Mitsubishi New Xpander, dan Mercedes C200.

Harjanto bilang untuk memanfaatkan peluang dengan keluarnya rilisan mobil-mobil baru tersebut, pihaknya juga menyelenggarakan pameran bertajuk Panin Expo. Dimana, dalam gelaran tersebut, ada 135 SPK yang dilakukan ditempat dengan nilai mencapai  Rp 64 milliar.

Selain itu, Clipan juga membu stand di event GIIAS dan mendapatkan 245 SPK. Sehingga dari tanggal 12 Agustus hingga 21 Agustus lalu untuk GIIAS dan Panin Expo, secara total ada 380 SPK

“Hampir 3 kali lipat dibandingkan 2021 lalu dengan nilai kurang lebih sekitar Rp 185 miliar,” ujarnya.

Sebagai informasi, hingga Juli 2022 ini pembiayaan mobil di Clipan Finance mencapai Rp 2,02 triliun dari total pembiayaan yang disalurkan tahun ini senilai Rp 3,81 triliun. Adapun, secara total, Clipan Finance menargetkan bisa menyalurkan pembiayaan sekitar Rp 6 triliun.

“Prediksi saya tahun 2022 bisa closing di angka Rp 6.4 triliun,” ujarnya.

Sependapat, Direktur Utama Mandiri Utama Finance Stanley Setia Atmadja bilang munculnya rilisan mobil baru bisa menopang pertumbuhan pembiayaan. Hanya saja, hal tersebut perlu diimbangi dengan jaminan ketersediaan unit.

Sebab, menurutnya, saat ini hambatan penyaluran pembiayaan mobil baru belum beranjak dari permasalahan stok unit yang masih mengalami kelangkaan. Padahal, pembiayaan mobil baru merupakan segmen dominan di MUF.

“Saat ini memberi kontribusi porsi lebih dari 45% dari total pembiayaan,” ujar Stanley.

Sebagai informasi, pembiayaan mobil baru MUF hingga enam bulan pertama tahun ini telah mencapai Rp 3,8 triliun. Angka tersebut tumbuh 87,7% dibandingkan periode sama tahun lalu. 

Baca Juga: Aset Industri Multifinance Terus Tumbuh, Ini Perusahaan yang Memiliki Aset Besar

Efek rencana kenaikan BBM

Sementara itu, pembiayaan mobil baru kemungkinan juga bakal terhambat jika harga BBM mengalami kenaikan. Mengingat, beberapa waktu terakhir ini muncul kabar bahwa pemerintah bakal menaikkan harga BBM.

Hanya saja, Harjanto menyebut hal tersebut tidak akan berdampak besar pada daya beli masyarakat terhadap mobil baru. Sebab, meskipun kenaikan BBM akan mendorong inflasi, Harjanto melihat jika inflasi bisa dijaga di bawah 5% menurutnya daya beli masyarakat masih baik.

“Hanya saja bisa terjadi, konsumen lebih mempertimbangkan kendaraan yang hemat BBM,” ujarnya.

Presiden Direktur BCA Finance Roni Haslim pun memiliki pendapat yang sama. Menurutnya, kalau masyarakat memang ada kebutuhan mobil, pasti tetap ada yang membeli mobil.

“Ada BBM naik tidak akan jadi penghambat,” ujarnya.

Roni menyebutkan saat ini pembiayaan baru sepanjang tahun ini masih tumbuh 27% dibanding periode sama tahun lalu. Ditambah, pembiayaan mobil baru masih dominan sekitar 70% dari total pembiayaan baru.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News



TERBARU

×