Mulai melandai, kasus Covid-19 bertambah 1.167 pada Sabtu (9/10)

Minggu, 10 Oktober 2021 | 06:00 WIB   Reporter: Noverius Laoli
Mulai melandai, kasus Covid-19 bertambah 1.167 pada Sabtu (9/10)


KONTAN.CO.ID -   JAKARTA. Kasus positif corona di Indonesia berangsur melandai. Namun, tetap hati-hati dan jangan lengah. Tetap disiplin menjalankan protokol kesehatan agar terhindar dari penularan virus corona.

Melansir data Satgas Covid-19, hingga Sabtu (9/10) ada tambahan 1.167 kasus baru yang terinfeksi Corona di Indonesia. Sehingga total menjadi 4.227.038 kasus positif Corona.

Sementara itu, jumlah yang sembuh dari kasus Corona bertambah 1.507 orang sehingga menjadi sebanyak 4.059.267 orang.

Sedangkan jumlah orang yang meninggal akibat virus Corona di Indonesia bertambah 52 orang menjadi sebanyak 142.612 orang.

Baca Juga: UPDATE Vaksinasi Covid-19 per 8 Oktober: Ada penambahan vaksinasi 2,8 juta dosis

Jumlah kasus aktif Covid-19 di Indonesia mencapai 25.159 kasus, berkurang 392 kasus aktif dibanding sehari sebelumnya.

Lantaran masih tingginya tambahan kasus positif Corona, pemerintah meminta masyarakat memiliki tanggung jawab yang tinggi dan kolektif untuk mematuhi protokol kesehatan. Karena untuk menekan wabah Corona, dimulai dari menekan angka penularan.

Untuk itu, pemerintah menekankan pentingnya perilaku 5M yakni memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menghindari kerumunan, dan membatasi mobilitas.

Baca Juga: UPDATE Corona Indonesia, 8 Oktober: Tambah 1.384 kasus baru, ingat jaga jarak

Berdasarkan banyak penelitian, rajin mencuci tangan bisa menurunkan risiko penularan virus, termasuk virus Corona sebesar 35%.

Sementara memakai masker bisa mengurangi risiko penularan virus Corona hingga 45% kalau memakai masker kain. Sementara kalau menggunakan masker medis, risiko penularan berkurang hingga 75%.

#satgascovid19 #ingatpesanibu #pakaimasker #jagajarak #jagajarakhindarikerumunan #cucitangan #cucitanganpakaisabun

Selanjutnya: Lonjakan kasus di Singapura harus bikin Indonesia introspeksi diri

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Noverius Laoli

Terbaru