kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.554.000   -10.000   -0,39%
  • USD/IDR 18.060   58,00   0,32%
  • IDX 5.328   49,47   0,94%
  • KOMPAS100 686   6,42   0,94%
  • LQ45 536   5,41   1,02%
  • ISSI 181   1,90   1,06%
  • IDX30 301   3,09   1,04%
  • IDXHIDIV20 393   4,01   1,03%
  • IDX80 79   0,89   1,14%
  • IDXV30 109   1,50   1,39%
  • IDXQ30 99   1,11   1,13%

Minta Waspada,Sri Mulyani Ingatkan Hitungan Detik Geopolitik Dunia Bisa Berubah


Jumat, 13 Januari 2023 / 06:00 WIB
ILUSTRASI. Menkeu Sri Mulyani mengingatkan, situasi geopolitik dunia masih sangat kompleks dan bahkan bisa berubah dalam hitungan detik.

Reporter: Siti Masitoh | Editor: Khomarul Hidayat

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Dunia masih diliputi ketidakpastian. Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati pun meminta seluruh jajaran Kementerian Keuangan untuk bersikap lebih waspada, sigap dan adaptif untuk menghadapi tantangan Indonesia  tahun ini.

Sri Mulyani mengingatkan, situasi geopolitik dunia masih sangat kompleks dan bahkan bisa berubah dalam hitungan detik. Untuk itu, antisipasi harus disiapkan agar dampak yang terasa ke Tanah Air tidak terlalu besar.

“Mengapa begitu? Situasi geopolitik dunia masih sangat kompleks dan bisa berubah dalam hitungan detik,” ujar Sri melalui akun Instagram resminya @smindrawati, Kamis (12/1).

Baca Juga: Gelontorkan Rp 133,3 Triliun ke PLN, Sri Mulyani: Untuk Terangi Penjuru Nusantara

Menurutnya, untuk memastikan APBN 2023 dan pemulihan ekonomi tetap terjaga, banyak hal yang perlu diwaspadai, dimitigasi, dan dikalkulasi secara teliti.

“Ibarat lautan dengan ombak yang besar, maka kita harus memiliki kemampuan berselancar yang tangguh,” lanjutnya.

Sri Mulyani menceritakan, saat menghadiri Rapat Pimpinan Arahan dan Kebijakan Kementerian Keuangan pada Selasa (10/1) lalu, ia menekankan untuk mengawal APBN yang kuat maka Kemenkeu selaku pengelola keuangan negara juga harus memiliki fondasi yang kuat.

Kerja bersama, sinergi, dan koordinasi harus semakin erat untuk seluruh unit Kemenkeu baik pusat, daerah, maupu dengan Kementerian/Lembaga (K/L) untuk menjaga sisi penerimaan negara. Selain itu, supporting system seperti database, aturan hukum, SOP juga harus semakin diperkuat agar antara desain kebijakan dan implementasi seamless (tak ada gap).

“Di akhir dialog saya juga mengajak jajaran agar terus menjaga integritas. Jaga pikiran, mulut dan jempol agar tidak melakukan hal-hal kotor yang menimbulkan suasana yang tidak kondusif. Fokus dan serius dalam menjaga fondasi ekonomi agar tetap kuat. Selalu ingat, menjaga Indonesia adalah tugas kita bersama,” imbuh Sri Mulyani.

Baca Juga: Ekonom Sebut Konsumsi Rumah Tangga Kuartal IV 2022 Kemungkinan Melambat

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News



TERBARU
Terpopuler
HUTKONTAN30
Kontan Academy
The Owner's Number Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

×