Metrodata Electronics (MTDL) Yakin Bisa Lewati Target Kinerja pada Tahun 2021

Jumat, 14 Januari 2022 | 05:15 WIB   Reporter: Amalia Nur Fitri
Metrodata Electronics (MTDL) Yakin Bisa Lewati Target Kinerja pada Tahun 2021


KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Emiten distributor peralatan teknologi, PT Metrodata Electronics Tbk (MTDL) memproyeksikan jika pencapaian tahun 2021 melebihi target yang dicanangkan pada awal tahun.

Randy Kartadinata, Direktur MTDL mengemukakan jika di awal tahun 2021 pihaknya menargetkan pertumbuhan pendapatan sebesar 8%. "Namun kami perkirakan hingga akhir tahun 2021, kami mampu mencapai pertumbuhan sebesar lebih dari 25%. Ini berarti target 2021 terlampaui. Perkiraan kami ini didasarkan atas laporan keuangan yang belum diaudit," tuturnya kepada Kontan, Kamis (13/1).

Lebih lanjut, pada sisi bottom line MTDL awalnya juga memproyeksi adanya peningkatan sebesar 10% pada awal 2021. Tetapi pihaknya turut memproyeksi bisa meraup peningkatan melampaui target di posisi sekitar 40% dibandingkan dengan 2020.

Pencapaian cemerlang ini sudah sudah tercetak pada kinerja Perseroan di masa kuartal III 2021 lalu. MTDL berhasil mencatatkan kinerja positif dengan membukukan penjualan sebesar Rp 12,1 triliun atau meningkat 20,9% dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya.

Baca Juga: Incar Dana Rp 633 Miliar dari IPO, Champ Resto (ENAK) Agresif Menambah Outlet

Pencapaian tersebut disokong oleh kontribusi pada unit bisnis distribusi yang juga meningkat 44,4%, serta unit bisnis solusi dan konsultasi meningkat 19,9%. Pada unit bisnis distribusi, MTDL didukung oleh diversifikasi produk terutama Chromebook dan produk gaming.

Sementara itu, pada unit bisnis Solusi & Konsultasi, penjualan salah satunya dikontribusikan oleh penyediaan produk dan implementasi untuk mendukung pelaksanaan proyek KOMI (Konverter BI-FAST System MII).

Lalu MTDL juga mencatatkan laba bersih sebesar Rp 351,4 miliar atau tumbuh 31,3% dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya Rp 267,7 miliar dibandingkan dengan periode kuartal III 2020.

Randy melanjutkan, menatap tahun 2022 pihaknya optimistis keadaan terus membaik walau saat ini masih dalam masa peralihan pandemi Covid-19. Ia menilai, pandemi Covid-19 turut membuat kebutuhan digitalisasi meningkat secara lebih cepat.

"Sebagai contoh, salah satu jenis produk yang didistribusikan MTDL seperti Notebook sampai mengalami kelangkaan dari sisi pasokan pabrik global karena adanya kelangkaan chip. Jadi, permintaan produk TIK meningkat di masa pandemi," katanya.

Baca Juga: Red Planet (PSKT) Membidik Pertumbuhan Pendapatan 15% pada Tahun Ini

"Namun ini tidak dibarengi dengan ketersediaan produk, khususnya untuk Notebook. Namun, meski masih terdapat hambatan dari sisi supply produk yang dikarenakan kelangkaan chip sebagai bahan baku beberapa produk TIK secara global, namun tahun ini sudah lebih baik daripada tahun lalu," urai Randy.

Ia melanjutkan, menghadapi hambatan dan mengatasi kelangkaan produk hardware, khususnya Notebook adalah dengan memberikan alternatif berbagai produk subtitusi, seperti Chromebook, smartphone, dan lainnya.

Selain itu, MTDL juga telah mencetak performa penjualan Cloud dan solusi lainnya dari delapan pilar solusi digital MTDL, yaitu Cloud Services, Big Data & Analytics, IT Security, Hybrid IT Infrastructure, Business Application, Digital Business Platform, Consulting & Advisory Services, dan Managed Services juga secara umum meningkat di tengah pandemi.

"Jadi dengan diversifikasi produk-produk dan layanan MTDL yang lebih dari 100 brand dan seiring dengan proses pemulihan produksi Notebook secara bertahap di tingkat pabrikan global, kami optimis penjualan MTDL akan bisa lebih baik di tahun 2022 ini," tutupnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Tendi Mahadi

Terbaru