kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45981,95   -5,95   -0.60%
  • EMAS1.164.000 0,00%
  • RD.SAHAM 0.05%
  • RD.CAMPURAN 0.03%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.00%

Mengapa Jokowi Beri Subsidi Tiket Kereta Cepat Jakarta-Bandung?


Senin, 14 Agustus 2023 / 09:37 WIB
Mengapa Jokowi Beri Subsidi Tiket Kereta Cepat Jakarta-Bandung?
ILUSTRASI. Pemerintah akan memberikan subsidi (public service obligation) untuk harga tiket Kereta Cepat Jakarta Bandung (KCJB).

Sumber: Kompas.com | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

SUBSIDI TIKET KERETA CEPAT - Pemerintah akan memberikan subsidi (public service obligation) untuk harga tiket Kereta Cepat Jakarta Bandung (KCJB). Hal itu diungkapkan langsung oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Setelah disubsidi pemerintah, harga tiket Kereta Cepat Jakarta Bandung rencananya bakal dipatok di harga kisaran Rp 250.000 untuk rute dari Stasiun Halim di Jakarta Timur hingga ke Padalarang maupun Gedebage. 

Dengan harga tiket itu, artinya tarif kereta cepat hampir sama dengan kereta Argo Parahyangan non-subsidi PSO yang dioperasikan PT KAI yang saat ini harga tiketnya Rp 200.000 - Rp 250.000. 

Jokowi mengungkapkan, subsidi tiket Kereta Cepat Jakarta Bandung sangat diperlukan agar masyarakat terdorong menggunakan moda transportasi tersebut. 

Tujuannya, tentu agar kemacetan bisa berkurang signifikan di jalur penghubung kedua kota besar di Indonesia itu. Akses jalan arteri maupun jalan tol Jakarta-Bandung memang kerap mengalami kemacetan parah. 

“Bahwa harus ada subsidi ya itu kewajiban pemerintah, kewajiban negara. karena ini bentuk pelayanan terhadap masyarakat,” ujar Jokowi dikutip dari Antara, Minggu (13/8/2023). 

Baca Juga: Operasional LRT dan KCJB Mundur, Begini Kata Pengamat

“Ada subsidi, baik yang namanya kereta bandara, baik yang namanya Transjakarta, KRL, baik yang namanya kereta api, baik yang namanya LRT, baik yang namanya MRT, baik namanya kereta cepat, semuanya harus ada subsidinya,” kata Jokowi lagi. 

Subsidi berupa PSO juga akan diberikan untuk tiket LRT Jabodebek. Kedua transportasi massal berbasis rel itu juga akan saling terkoneksi. 

Jokowi menjelaskan bahwa kereta LRT Jabodebek akan diresmikan pada 26 Agustus 2023, sedangkan kereta cepat Jakarta-Bandung akan diuji coba lagi pada September 2023. 

“Semakin cepat dioperasikan semakin baik, karena kita tahu setiap hari kita ini hadapi kemacetan, setiap hari kita juga hadapi polusi,” ungkap mantan Gubernur DKI Jakarta itu.

Baca Juga: Jokowi: Insya Allah 26 Agustus 2023 LRT Beroperasi

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Alasan Jokowi Subsidi Tiket Kereta Cepat: Itu Kewajiban Pemerintah"
Penulis : Muhammad Idris
Editor : Muhammad Idris

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News



TERBARU

×