kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.860.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.127   21,00   0,12%
  • IDX 7.458   150,91   2,07%
  • KOMPAS100 1.029   19,80   1,96%
  • LQ45 746   12,57   1,71%
  • ISSI 269   4,55   1,72%
  • IDX30 400   7,29   1,85%
  • IDXHIDIV20 490   9,98   2,08%
  • IDX80 115   1,84   1,62%
  • IDXV30 135   1,86   1,40%
  • IDXQ30 129   2,36   1,86%

Mengapa Banyak Diler Honda Tutup? Ini Jawaban Kemenperin


Senin, 13 April 2026 / 01:44 WIB
Mengapa Banyak Diler Honda Tutup? Ini Jawaban Kemenperin
ILUSTRASI. Diler Honda tutup saat mobil China agresif masuk pasar. Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita soroti perubahan preferensi yang jadi anomali industri. (KONTAN/Diki Mardiansyah.)

Sumber: Kompas.com | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

KONTAN.CO.ID - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) menyoroti dinamika persaingan pada industri otomotif nasional di tengah masuknya merek-merek mobil asal China yang semakin agresif mengisi pasar domestik. 

Di saat yang sama, sejumlah diler merek Jepang dilaporkan tutup, seiring perubahan preferensi pasar. Salah satu yang disorot adalah tutupnya diler Honda Pondok Pinang di Jakarta Selatan. Penutupan ini menambah daftar diler Honda yang berhenti beroperasi di tengah persaingan industri otomotif yang semakin ketat. 

Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita menilai, kondisi tersebut menjadi tantangan besar bagi produsen otomotif Jepang untuk beradaptasi dengan perkembangan pasar di Indonesia. 

“Semuanya ini kan berkaitan dengan market. Jadi dia harus bisa menyesuaikan apa yang menjadi keinginan market,” ujar Agus dikutip Antara, Minggu (12/4/2026). 

Ia menjelaskan, kebijakan pemerintah Indonesia saat ini sedang bertransformasi menuju penggunaan kendaraan listrik secara lebih masif. Langkah tersebut sejalan dengan upaya memperkuat ketahanan energi nasional sekaligus mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil. 

Baca Juga: Lonjakan Harga Plastik Gila-gilaan, Jakarta Barat Paling Parah!

Agus menambahkan, dinamika geopolitik global, termasuk konflik di kawasan Timur Tengah, menjadi pelajaran penting bagi Indonesia untuk mempercepat transisi energi. 

Dalam konteks tersebut, sektor transportasi menjadi salah satu fokus utama pemerintah. 

“Produsen Jepang juga harus bisa mulai melihat, mulai membaca bahwa kebijakan kita akan lebih cepat shifting kepada penggunaan mobil-mobil berbasis EV,” jelasnya. 

Tonton: Soetta Overload! Penerbangan Bakal Dialihkan ke Kertajati? Ini Faktanya

Lebih lanjut, Agus menyebut pemerintah juga telah memberikan arahan agar pengembangan ekosistem kendaraan listrik diperluas. Ekosistem ini tidak hanya mencakup mobil penumpang, tetapi juga sepeda motor, truk, hingga bus, agar transisi menuju kendaraan listrik bisa berjalan lebih menyeluruh di berbagai segmen transportasi.

(Ruly Kurniawan, Azwar Ferdian)

Sumber: https://otomotif.kompas.com/read/2026/04/12/143112415/banyak-diler-honda-tutup-ini-kata-kemenperin?source=terpopuler

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News



TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Effective Warehouse Management

×