Global

Memanas lagi, adik Kim Jong Un sebut militer Korea Selatan idiot

Kamis, 14 Januari 2021 | 11:37 WIB Sumber: Yonhap,Yonhap
Memanas lagi, adik Kim Jong Un sebut militer Korea Selatan idiot

ILUSTRASI. Kim Yo Jong, saudara perempuan Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un, menghadiri upacara peletakan karangan bunga di Makam Ho Chi Minh di Hanoi, Vietnam, 2 Maret 2019.


KONTAN.CO.ID - SEOUL. Saudara perempuan Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un menyebut militer Korea Selatan sebagai orang bodoh dan berada di urutan teratas daftar dunia dalam perilaku buruk.

"Yang aneh adalah, Kepala Staf Gabungan Korea Selatan membuat pernyataan yang tidak masuk akal bahwa mereka menangkap signal Korea Utara menggelar parade militer pada tengah malam di 10 Januari, dan mereka sedang melakukan pelacakan yang akurat," kata Kim Yo Jong, adik perempuan Kim Jong Un.

"Mereka adalah orang idiot dan berada di urutan teratas daftar dunia dalam perilaku buruk karena mereka hanya tertarik pada hal-hal yang memicu tawa dunia," ujarnya dalam pernyataan resmi yang dirilis Korean Central News Agency (KCNA) pada Rabu (13/1) dan dilansir Yonhap.

Kim menyebutkan, Korea Utara hanya mengadakan parade militer di Pyongyang dan tidak melakukan latihan militer apa pun yang "menargetkan siapa pun atau meluncurkan apa pun".

Baca Juga: Korea Utara gelar parade militer saat perayaan Kongres Partai Buruh?

"Apakah mereka benar-benar tidak ada yang bisa dilakukan selain membiarkan badan militer mereka membuat pelacakan presisi dari perayaan di Korea Utara?" sebut Kim.

Dia memperingatkan Korea Selatan, "semua hal ini pasti diperhitungkan di masa depan".

Kim Yo Jong turun pangkat?

Hanya, dalam pernyataan yang KCNA rilis, posisi Kim Yo Jong adalah wakil direktur departemen Komite Sentral Partai Buruh Korea, bukan lagi sebagai wakil direktur departemen pertama. Tampaknya, ia turun pangkat.

Tetapi, pernyataan terbarunya menunjukkan, dia masih tetap kuat dan kemungkinan akan menangani urusan antar-Korea.

Baca Juga: Nama adik perempuan Kim Jong Un hilang dari daftar Politbiro Partai Buruh, ada apa?

Editor: S.S. Kurniawan


Terbaru