kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.900.000   50.000   1,75%
  • USD/IDR 17.015   -85,00   -0,50%
  • IDX 7.279   308,18   4,42%
  • KOMPAS100 1.006   48,66   5,08%
  • LQ45 734   31,96   4,56%
  • ISSI 261   11,11   4,45%
  • IDX30 399   16,64   4,35%
  • IDXHIDIV20 487   15,47   3,28%
  • IDX80 113   5,31   4,92%
  • IDXV30 135   4,22   3,24%
  • IDXQ30 129   4,64   3,73%

Masih Timpang, Ekonom Sarankan Pemerataan Pertumbuhan Ekonomi di Indonesia


Rabu, 12 April 2023 / 04:55 WIB

Reporter: Dendi Siswanto | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Berkaca pada tahun 2022, Indonesia telah berhasil melewati berbagai tantangan ekonomi sehingga pertumbuhan ekonomi Indonesia bisa mencapai 5,31%.

Hanya saja, Pengamat Ekonomi dari Universitas Sumatra Utara, Syafrizal Helmi mengatakan, pencapaian tersebut tidak cukup hanya tumbuh saja, melainkan juga harus adil dan merata.

Pasalnya, dirinya melihat perekonomian Indonesia saat ini lebih banyak ditopang oleh Pulau Jawa, sementara daerah-daerah yang lain di Indonesia masih rendah.

Baca Juga: Ekonomi Global Melambat, Begini Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi Indonesia

"Tentu saja pertumbuhan ini harus dibarengi tidak hanya tumbuh tetapi adil dan merata. Itu kata kuncinya, karena kalau tumbuh saja tetapi uang itu hanya diputar di sektor-sektor yang padal modal maka tidak akan merata," ujar Syafrizal dalam Webinar yang dipantau secara daring, Selasa (11/4).

"Jadi, strategi ke depan kita juga jangan hanya berpikir tumbuh, tetapi juga merata," imbuhnya.

Selain itu, seiring dengan membaiknya pemulihan ekonomi, pemerintah juga perlu memperhatikan sektor-sektor ekonomi yang lain sehingga pertumbuhan ekonomi tersebut tidak hanya ditopang oleh salah satu sektor saja.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News



TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kontan & The Jakarta Post Executive Pass

×