kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.640.000   15.000   0,57%
  • USD/IDR 17.999   36,00   0,20%
  • IDX 5.695   51,92   0,92%
  • KOMPAS100 735   7,36   1,01%
  • LQ45 557   3,64   0,66%
  • ISSI 198   1,89   0,96%
  • IDX30 316   1,31   0,42%
  • IDXHIDIV20 389   -0,57   -0,15%
  • IDX80 83   0,64   0,78%
  • IDXV30 106   -0,46   -0,43%
  • IDXQ30 102   0,12   0,12%

Masih terdampak pandemi, ini yang dilakukan Destinasi Tirta Nusantara (PDES)


Selasa, 21 September 2021 / 06:45 WIB

Reporter: Ramadhan Sultan | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Emiten pariwisata PT Destinasi Tirta Nusantara Tbk (PDES) masih terdampak pandemi Covid-19. Buktinya, berdasarkan laporan keuangan perusahaan pendapatan pada semester pertama tahun 2021 tercatat sebesar Rp 4,07 miliar, jumlah itu turun signifikan dibanding semester I-2020 mencapai Rp 72,79 miliar.

Direktur PT Destinasi Tirta Nusantara Tbk (PDES) Sylvia Rafael Harnadi mengatakan, faktor pendapatan turun pada semester pertama tahun 2021 dikarenakan cross border (lintas batas) antar negara belum dibuka. Dengan begitu, pendapatan PDES masih ditopang oleh sewa kendaraan sebesar Rp 3,31 miliar dan akan berlangsung hingga akhir tahun bila pandemi covid-19 belum berangsur pulih. 

Sylvia bilang bisnis utama PDES yakni perjalanan wisata (inbound) memberikan kontribusi pada semester pertama tahun 2021 sebesar Rp 755,17 juta, jumlah tersebut berasal dari wisatawan domestik Indonesia. “Secara umum kelonggaran PPKM belum memberikan dampak besar bagi kinerja PDES sendiri,” terang Sylvia saat dihubungi Kontan.co.id, Senin (20/9).

Baca Juga: Destinasi Tirta Nusantara (PDES) optimistis kinerja tahun 2022 akan pulih

 

Sylvia mengatakan, untuk hingga akhir tahun 2021 yang dilakukan PDES yakni konsolidasi biaya di semua pos bisnis yang dilakukan PDES, merekstrukturisasi utang PDES, resizing efisiensi di level operasional, melakukan digitalisasi pemasaran melalui market place, melakukan promosi desa-desa wisata Indonesia, melakukan komunikasi dan (maintance) klien-klien di luar negeri.

“Untuk tahun 2021 ini PDES tidak menganggarkan capital expenditure (capex), kami masih menunggu cross border dibuka kembali agar wisman dapat berwisata ke Indonesia sehingga bisa membangkitkan kinerja PDES,” pungkas Sylvia.

Selanjutnya: Bisnis penyewaan kendaraan kini jadi sandaran Destinasi Tirta Nusantara (PDES)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News



TERBARU
Terpopuler
Kontan Academy
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS Inventory Management: From Chaos to Control

×