Masih berlaku, ini 35 stasiun KAI yang sediakan rapid test antigen, tarif Rp 105.000

Selasa, 02 Februari 2021 | 20:30 WIB   Penulis: Virdita Ratriani
Masih berlaku, ini 35 stasiun KAI yang sediakan rapid test antigen, tarif Rp 105.000

KONTAN.CO.ID - Sampai saat ini sudah ada 45 stasiun kereta api (KA) di Jawa dan Sumatera yang dilengkapi layanan rapid antigen.  Tarif yang dipatok pun cukup terjangkau yakni hanya Rp 105.000. 

Merujuk pada SE No.1/2021 Satgas Penanganan Covid-19 dan SE No.4/2021 Kementerian Perhubungan, disebutkan bahwa penumpang KA antar kota diwajibkan menunjukkan surat keterangan hasil negatif tes RT-PCR atau non reaktif rapid test antigen. 

Ketentuannya, sampelnya harus diambil dalam kurun waktu 3x24 jam sebelum jam keberangkatan. Jadi, perlu diingat bahwa masa berlaku Surat Keterangan Hasil Negatif RT-PCR/rapid test antigen adalah berdasarkan waktu pengambilan sampel, bukan berdasarkan tanggal dikeluarkannya surat hasil pemeriksaan. 

Baca Juga: ​Simak, inilah syarat pemeriksaan GeNose Covid-19 KAI di stasiun

Daftar rapid test antigen di Pulau Jawa 

Berikut daftar stasiun di Pulau Jawa yang menyediakan rapid test antigen:

  1. Stasiun Gambir
  2. Stasiun Pasar Senen
  3. Stasiun Bandung
  4. Stasiun Kiaracondong
  5. Stasiun Tasikmalaya
  6. Stasiun Cirebon 
  7. Stasiun Cirebon Prujakan
  8. Stasiun Jatibarang
  9. Stasiun Semarang Tawang
  10. Stasiun Semarang Poncol
  11. Stasiun Tegal
  12. Stasiun Cepu
  13. Stasiun Pekalongan
  14. Stasiun Purwokerto
  15. Stasiun Kebumen
  16. Stasiun Kroya
  17. Stasiun Kutoarjo
  18. Stasiun Yogyakarta
  19. Stasiun Lempuyangan
  20. Stasiun Solo Balapan
  21. Stasiun Klaten
  22. Stasiun Purwosari
  23. Stasiun Madiun
  24. Stasiun Blitar
  25. Stasiun Jombang
  26. Stasiun Kediri
  27. Stasiun Kertosono
  28. Stasiun Tulungagung
  29. Stasiun Surabaya Gubeng
  30. Stasiun Surabaya Pasar Turi
  31. Stasiun Malang
  32. Stasiun Mojokerto
  33. Stasiun Sidoarjo
  34. Stasiun Jember
  35. Stasiun Ketapang

Selanjutnya: ​Tes virus corona GeNose, ini harga, cara kerja, dan akurasinya

 

Editor: Virdita Ratriani
Terbaru