kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.857.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.020   -18,00   -0,11%
  • IDX 7.027   -157,66   -2,19%
  • KOMPAS100 971   -21,90   -2,21%
  • LQ45 715   -12,21   -1,68%
  • ISSI 251   -5,90   -2,30%
  • IDX30 389   -4,63   -1,18%
  • IDXHIDIV20 483   -4,52   -0,93%
  • IDX80 109   -2,25   -2,01%
  • IDXV30 133   -1,42   -1,05%
  • IDXQ30 127   -1,23   -0,96%

Luas Lahan Menciut, Kaltim Prima Coal Tidak Mengubah Rencana Produksi


Kamis, 17 Maret 2022 / 08:30 WIB

Reporter: Filemon Agung | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Kaltim Prima Coal, anak usaha PT Bumi Resources Tbk (BUMI) memastikan tidak akan melakukan perubahan rencana produksi pasca perpanjangan menjadi Izin Usaha Pertambangan Khusus (IUPK).

Direktur dan Sekretaris Perusahaan Bumi Resources, Dileep Srivastava bilang target produksi dan eksplorasi tidak mengalami perubahan. "KPC untuk tahun 2022 target produksinya belum berubah diangka 60 juta ton," kata Dileep kepada Kontan, Selasa (15/3). 

Selain itu, rencana pemeliharaan esensial dan kegiatan eksplorasi pun juga dipastikan tetap berjalan seperti biasa.

Baca Juga: Anak usaha Bumi Resources (BUMI) Memperoleh Perpanjangan IUPK Untuk 10 Tahun

Asal tahu saja, IUPK ini diberikan selama 10 tahun dan akan berlaku hingga 31 Desember 2031 dan dapat diperpanjang sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Merujuk website Minerba One Data Indonesia (MODI) Kementerian ESDM lahan KPC menciut sekitar 27,54%. Luasan lahan KPC kini tercatat sebesar 61.543 hektare. Sebelumnya, lahan KPC tercatat mencapai 84.938 hektare.

Kontan mencatat, BUMI secara total menargetkan produksi batubara tahun ini mencapai 90 juta ton. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News



TERBARU

×