CLOSE [X]

Lewat WhatsApp PeduliLindungi, Ini Cara Unduh Sertifikat Vaksin 1 dan 2

Senin, 27 Desember 2021 | 09:08 WIB   Reporter: Barratut Taqiyyah Rafie
Lewat WhatsApp PeduliLindungi, Ini Cara Unduh Sertifikat Vaksin 1 dan 2


KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Sertifikat vaksin Covid-19 dibutuhkan sebagai syarat masuk fasilitas umum atau daerah perkantoran.

Oleh karenanya, bagi kamu yang sudah divaksin Covid-19 tapi belum memiliki sertifikat, sebaiknya langsung mengurusnya. Sebab, penggunaan sertifikat vaksin Covid-19 masih sangat dibutuhkan.  

Jika kamu sudah menjalani dua tahap vaksinasi Covid-19, maka ada dua sertifikat yang akan diberikan. 

Kini, download sertifikat vaksin 1 dan 2 semakin mudah dan dapat dilakukan melalui Chatbot WhatsApp PeduliLindungi.

Cara download sertifikat vaksin lewat WhatsApp PeduliLindungi

Mengutip indonesiabaik.id, fitur baru Chatbot WhatsApp ini dibuat untuk mempercepat respon pengaduan masyarakat terkait sertifikat vaksinasi yang biasanya dilakukan melalui email dan call center 119. 

Baca Juga: Masih ada yang belum paham, ini cara unduh sertifikat vaksin 1 dan 2

Langkah-langkahnya yaitu:

  • Pengguna dapat masuk ke aplikasi WhatsApp yang ada di smartphone Anda
  • Kemudian hubungi nomor chatboot WhatsApp Sertifikat PeduliLindungi
  • Selanjutnya akan keluar tulisan “Selamat Datang di WhatsApp Resmi Kemenkes RI. Untuk memulai silakan klik Menu Utama dan pilih layanan,”
  • Klik pada pilihan “Menu Utama”
  • Selanjutnya centang pada pilihan “Sertifikat Vaksin” kemudian klik “Kirim”
  • Nantinya pengguna akan diminta memasukkan nomor telepon yang terdaftar pada aplikasi PeduliLindungi
  • Setelah itu, input 6 Digit OTP yang dikirim ke handphone dan masukkan kode OTP yang diterima
  • Untuk melakukan download sertifikat vaksin, masukkan data-data yang dibutuhkan seperti nama lengkap, NIK, tanggal lahir, tanggal vaksinasi dan jenis vaksin
  • Selanjutnya, akan muncul pilihan sertifikat vaksinasi dan klik pada kolom yang dibutuhkan dan akan muncul sertifikat vaksinasi

Baca Juga: Fitur pesan sementara WhatsApp terbaru, percakapan bisa hilang dalam 24 jam

Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

Terbaru